Senin, 22 Jun 2026 12:11 WIB

Baku Tembak dengan Polisi, 4 Begal di Tuban Tewas Tertembus Peluru

Mobil yang digunakan komplotan begal di Tuban
Mobil yang digunakan komplotan begal di Tuban

jatimnow.com - Polisi menembak mati empat orang komplotan pencuri dan begal antar provinsi pada Rabu (24/10/2018) dini hari pukul 01.30 Wib

Keempat pelaku diantaranya, Moch Samsul Huda (31) asal Bekasi, Richop Rohim (53) asal Lampung, Karlim (52) asal Indramayu dan Aprilianto (30) asal Subang. Penangkapan keempatnya di warnai aksi saling kejar serta baku tembak. Keempatnya tewas tertembus peluru polisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, sebelum ditembak mati sempat terjadi baku tembak dan kejar-kejaran antara pelaku dengan petugas.



Berawal dari laporan adanya pencurian satu unit truk Mitsubishi Colt warna kuning bernpol AD 1787, Selasa (23/10/2018). Korban Agus Budianto melapor ke Polres Tuban. Diperkirakan kerugian korban sebesar Rp160 juta.

"Setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung melakukan pegajaran terhadap keempat pelaku," jelas Barung.

Berbekal rekaman CCTV, polisi pun melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi identitas pelaku. Satreskrim Polres Tuban langsung melakukan pengejaran.

"Pada Rabu 24 Oktober 2018 pukul 01.00 Wib pagi ada mobil Vios yang masuk Tuban dan dikendarai keempat orang itu kemudian dihadang anggota. Keempatnya melarikan diri dan dikejar anggota," ujar Barung.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas



Karena mencoba melarikan diri, lanjut Barung, anggota polisi pun menembak sopir mobil dan membuatnya menabrak pohon. Tiga orang pelaku yang berada di mobil keluar untuk melakukan perlawanan.

"Untuk menghindari jatuhnya korban dari anggota kepolisian, kami melakukan Perak 01 Tahun 2009. Kita tindakan tegas dengan menembak mati mereka. Saat ini keempat jenazah berada di Rumah Sakit Tuban," jelasnya.

Selain melakukan pencurian di Tuban, sebelumnya para pelaku juga melakukan pencurian di Mojokerto sebanyak tiga kali. Sementara di Gresik sebanyak satu kali, Semarang sebanyak satu kali dan Lampung sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Pengumpulan 11 LP juga masih berlangsung dan dipimpin langsung Kapolres Tuban," pungkas Barung.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah tiga pasang plat nomor, satu buku KIR nomor L 8079 MZ dan satu unit mobil merek Toyota Vios bernopol B 1831 FBA. Uang tunai Rp 38 juta, dua senjata tajam jenis golok dan clurit, satu senjata jenis air softgun dan senjata jenis makarov rakitan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.