Selasa, 23 Jun 2026 14:09 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lamongan Resmi Dimulai, Bupati Jadi yang Pertama

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menempelkan stiker sensus ekonomi 2026 di rumah dinas. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menempelkan stiker sensus ekonomi 2026 di rumah dinas. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanayak 1.258 petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lamongan dilepas sebagai tanda dimulainya pemutakhiran data ekonomi masyarakat.

Sensus ekonomi dilakukan 10 tahun sekali sebagai barometer kondisi perekonomian di sebuah wilayah oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga: Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas Warnai Sensus Ekonomi 2026

Nantinya, data yang dihimpun oleh petugas sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah untuk mendoring transformasi dan petumbuhan ekonomi di masyarakat.

"Pemkab Lamongan tentu akan juga memperoleh data yang lebih lengkap mengenai pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, sektor-sektor unggulan daerah," ungkap Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Senin (15/6/2026).

Menjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Lamongan, Pak Yes mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif serta memberikan informasi yang benar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Tentu di tengah perubahan struktur ekonomi ini, perkembangan teknologi digital, munculnya model ekonomi usaha baru, serta dinamika ekonomi global kita membutuhkan data yang semakin rinci, akurat, dan mutakhir, karena itu melalui sensus ekonomi 2026 ini semua harus tercatat, semua harus terdata," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS Lamongan, Hermanto menyebut data yang dihimpun meliputi jumlah usaha yang beroperasi, jumlah tenaga kerja yang diserap, total pendapatan dan pengeluaran usaha, nilai aset, keuntungan, hingga permintaan potensi usaha baru yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

"Melalui data tersebut pemerintah dapat melihat secara lebih akurat sektor ekonomi yang tumbuh, sektor yang membutuhkan dukungan, serta peluang investasi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lamongan, lanjutnya, melibatkan sebanyak 1.258 petugas, yang terdiri dari 1.108 petugas pendataan lapangan dan 150 petugas pemeriksa lapangan yang tersebar di seluruh kecamatan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.