Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Senin, 22 Jun 2026 12:07 WIB
jatimnow.com – Peringatan Hari Musik Sedunia yang jatuh setiap 21 Juni menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran seni suara dalam kehidupan manusia. Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair), Puji Karyanto, menegaskan bahwa musik tidak boleh hanya dipandang sebagai sarana hiburan semata.
Menurut Puji, musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.
Baca Juga: Weda Mauve Rilis Album Jujur tentang Luka dan Cinta
“Musik dapat digunakan untuk semua aspek kehidupan manusia. Sebagai contoh sederhana, apabila ada orang yang menikah pasti memerlukan musik, bahkan dalam upacara pelepasan orang yang meninggal pun kerap membutuhkan musik,” ungkap Puji.
Lebih lanjut, Puji menyoroti pergeseran masif dalam ekosistem industri musik akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Transformasi ini mengubah secara total cara musik diciptakan, didistribusikan, dipromosikan, dan dikonsumsi oleh masyarakat.
Jika di masa lampau kesuksesan seorang musisi sangat bergantung pada naungan label rekaman besar (major label), di era digital saat ini, monopoli tersebut telah runtuh. Kemudahan akses teknologi justru memantik ledakan kreativitas masyarakat di jalur independen (indie).
Baca Juga: Spotify Masterclass Ramaikan Konferensi Musik Indonesia 2025
“Dahulu, proses perekaman memakan waktu lama dan harus dilakukan di label besar. Sekarang ada jalur indie. Peralatan seperti soundcard sudah sangat murah dan mudah diakses. Kita bisa membelinya sendiri, melakukan proses rekaman sendiri dari rumah, dan langsung mengunggahnya ke platform digital yang kita miliki,” jelasnya.
Meski kemudahan produksi musik makin terbuka lebar, Puji mengingatkan adanya tantangan besar bagi ekosistem musik di tanah air, yakni merawat akar identitas budaya.
Ia mendorong masyarakat, khususnya Gen-Z, untuk tidak sekadar menjadi konsumen atau penikmat pasif karya seni. Generasi muda dituntut berkontribusi sebagai kreator yang mampu melahirkan inovasi kreatif, salah satunya dengan mengawinkan kekayaan musik tradisional Indonesia dengan genre musik modern.
Baca Juga: Kementerian Kebudayaan Komit Jadikan Musik Penggerak Ekonomi Berkelanjutan
Melalui perayaan Hari Musik Sedunia ini, Puji berharap makna musik dapat meluas menjadi sarana apresiasi dan pendidikan karakter bangsa.
“Dalam momentum perayaan Hari Musik Sedunia ini, kita tidak boleh hanya menjadi pelengkap atau penikmat saja, tetapi kita juga harus berperan aktif melestarikan karya dalam perayaan yang ada,” pungkasnya.
Editor : Dadang Kurnia