Rabu, 17 Jun 2026 13:25 WIB

Empat Oknum TNI Jadi Tersangka Teror Air Keras, GMNI: Jangan Ada Impunitas

Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap telah mengantongi identitas dua terduga pelaku berinisial BHC dan MHK berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV. (Foto: WAG/jatimnow.com)
Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap telah mengantongi identitas dua terduga pelaku berinisial BHC dan MHK berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV. (Foto: WAG/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi brutal penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memicu gelombang protes keras dari berbagai elemen mahasiswa.

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jember mengutuk keterlibatan empat oknum anggota TNI dalam serangan terencana tersebut.

Baca Juga: Wajib Militer Terselubung? Akademisi Bongkar Celah Bahaya di RUU PSDN Baru

Peristiwa nahas ini bermula saat Andrie Yunus meninggalkan kantor YLBHI di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam, usai mengisi siniar mengenai isu militerisme.

Dua pelaku menyergap dan menyiramkan cairan korosif yang mengakibatkan aktivis Kontras menderita luka bakar hingga 24 persen di bagian depan tubuhnya.

Mabes TNI mengonfirmasi telah menahan empat tersangka dari satuan Denma Bais TNI, yakni Lettu SL, Kapten NDP, Lettu BHW, dan Serda ES. Keempatnya kini berada di bawah penyidikan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Ketua DPC GMNI Jember, Abdul Aziz Al Fazri, menilai serangan ini bukan kriminalitas jalanan biasa. Menurutnya, penggunaan kekerasan oleh aparat terhadap pembela HAM merupakan serangan langsung terhadap ruang sipil.

"Aksi terhadap Andrie Yunus adalah alarm keras bagi demokrasi kita. Saat aktivis yang memperjuangkan keadilan justru jadi sasaran kekerasan, maka yang sedang dibungkam adalah suara rakyat itu sendiri," ujar Aziz dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Aziz menambahkan, pola intimidasi terhadap aktivis mulai dari teror digital hingga serangan fisik seperti ini menciptakan ketakutan kolektif di masyarakat.

Baca Juga: BEM PTMA Zona III Desak Mantan Kabais TNI Diseret ke Peradilan Umum

Ia memandang keberadaan aktivis sangat krusial sebagai penyeimbang kekuasaan.

"Jika negara gagal menindak tegas, maka komitmen melindungi warga negara patut dipertanyakan. Kita tidak boleh kalah oleh teror," imbuhnya.

Meski pelaku lapangan telah tertangkap, GMNI Jember mendesak Puspom TNI dan aparat penegak hukum tidak berhenti pada eksekutor.

Ada kekhawatiran mengenai adanya perintah dari atasan atau aktor intelektual di balik layar.

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

GMNI Jember mengajukan sejumlah tuntutan, di antaranya proses hukum yang transparan dan akuntabel hingga vonis pengadilan.

Kemudian pengungkapan peran masing-masing tersangka dan aktor intelektual. Jaminan independensi hukum tanpa intervensi kekuasaan. Perlindungan maksimal dan pemulihan bagi korban beserta keluarga.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk mengawal kasus ini. Jangan sampai berhenti di pelaku lapangan saja. Keadilan harus tegak tanpa kompromi," tutup Aziz.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.