Jumat, 19 Jun 2026 03:33 WIB

Jelang Lebaran Jasa Permak Pakaian di Tulungagung Mulai Kebanjiran Order

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 16 Mar 2026 11:20 WIB
Jasa permak di Tulungagung mulai ramai order jelang Lebaran. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Jasa permak di Tulungagung mulai ramai order jelang Lebaran. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jasa permak pakaian di Kabupaten Tulungagung mulai banyak diminati warga menjelang Lebaran. Para penjahit yang banyak mangkal di Jl Adi Sucipto ini mengaku mulai kebanjiran order. Peningkatan ini mulai dirasakan sejak dua minggu sebelum Lebaran. Banyak warga yang datang untuk mempermak pakaian baru guna keperluan Lebaran. Ongkos permak yang relatif sangat terjangkau membuat mereka banyak mendatangi tukang jahit trotoar.

Salah seorang pelanggan Silvi Ayu mengaku setiap tahun selalu membawa pakaian baru untuk dipermak di tukang jahit trotoar ini. Silvi mengecilkan pakaian yang baru dibeli untuk lebaran. Ongkos jasa permak ini mulai Rp10 ribu tergantung dengan tingkat kerumitan. Meski biayanya murah namun kualitas jahit mereka cukup bagus.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Setiap tahun pasti ke jasa permak untuk mengecilkan pakaian yang baru dibeli untuk lebaran nanti," ujarnya, Senin (16/3/2026)

Salah satu penjahit, Anas mengaku peningkatan ini mulai terjadi sejak dua minggu menjelang Lebaran.Jika sebelumnya mereka rata-rata mendapat orderan 10 potong perhari, kini meningkat hingga 25-30 potong perhari. Bahkan para penjahit ini mengaku mulai menolak orderan karena khawatir tidak mampu mengerjakannya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kalau hanya memotong atau mengecilkan masih bisa ditunggu tapi kalau yang rumit seperti membongkar semua jahitan mulai menolak," tuturnya.

Terdapat sekitar belasan penjahit permak yang membuka jasa di lokasi ini. Mereka memiliki pelanggan yang berbeda. Mayoritas pelanggan membutuhkan jasa vermak untuk memotong, membesarkan atau mengecilkannya. Meskipun ramai namun para penjahit tak ingin memanfaatkan dengan menaikkan harga jasa. Para penjahit ini membanderol harga jasa mulai Rp10 ribu hingga Rp35 ribu tergantung tingkat kerumitan. Untuk melayani konsumen, mereka juga membawa pulang dan menjahit di rumah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kalau tidak juga selesai kami bawa pulang dikerjakan dirumah besoknya bisa diambil," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.