Kamis, 11 Jun 2026 11:44 WIB

Merasakan Layanan Kesehatan di Genggaman Tangan

Dokter muda dr. Gamal Albinsaid (kanan) menunjukkan aplikasi buatannya.
Dokter muda dr. Gamal Albinsaid (kanan) menunjukkan aplikasi buatannya.

jatimnow.com - Kecanggihan teknologi membuat seorang dokter muda, dr. Gamal Albinsaid berinovasi dengan menciptakan aplikasi smartphone berbasis kesehatan bernama Inmed.

Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan kesehatan layaknya memiliki dokter pribadi.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Dengan dua fitur yakni MedVisit dan MetTalk, masyarakat dapat melakukan konsultasi dengan tenaga medis seperti dokter, perawat, bidan, fisioterapis, hingga ahli gizi hanya melalui ponselnya masing-masing.

Pencetus aplikasi Inmed, dr Gamal Albinsaid menyatakan aplikasi kesehatan yang ia luncurkan memang sengaja untuk memudahkan masyarakat supaya memperoleh layanan kesehatan.

"Dengan perkembangan teknologi, masyarakat dapat konsultasi kesehatan hanya dengan melalui telepon selulernya," ujar dr Gamal saat melaunching aplikasi Inamed di Kota Malang, Selasa (23/10/2018).

Ia menambahkan untuk aplikasi ini pun masyarakat juga tak perlu dikenakan biaya mahal. Di fitur MedTalk misalnya, keseluruhan aksesnya gratis, sedangkan untuk MedVisit masyarakat dapat mengetahui besaran biaya memanggil tenaga medis ke rumah dengan transparan.

"Kami menggratiskan fitur-fitur layanan telepon, chat, dan video call, itu komitmen kami. Kalau untuk MedVisit atau kunjungan tenaga medis kita akan upayakan biayanya terjangkau. Biayanya pun sudah tertera di aplikasinya, jadi tak perlu takut adanya tambahan biaya di luar aplikasi," terangnya.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang (Kadinkes), dr. Asih Tri Rahmi mengakui aplikasi kesehatan yang diluncurkan dr Gamal akan memudahkan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakatnya.

"Kita akui pemerintah tak bisa memberikan pelayanan kesehatan 24 jam kepada warga. Maka kita perlu bantuan berbagai pihak dan peluncuran aplikasi ini cukup memberikan kontribusi yang besar bagi pelayanan kesehatan di masyarakat," ungkap dr. Asih Tri Rahmi.

Pihaknya pun siap membantu terkait legalitas dan penyedia tenaga-tenaga medis yang terverifikasi guna membantu operasional pelayanan aplikasi tersebut.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Kita laporkan ke Kementerian (Kementerian Kesehatan) paling tidak ini kan ada aturan yang baru, setelah sebelumnya aturan lama. Ini penting untuk memayungi aktivitas-aktivitas seperti ini," tukas Asih.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.