Sabtu, 06 Jun 2026 09:04 WIB

Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

David Gunawan saat membawakan materi dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
David Gunawan saat membawakan materi dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesadaran generasi muda terhadap kesehatan dinilai masih kalah dibanding perhatian terhadap pendidikan dan karier. Kondisi tersebut mendorong Yayasan Amway Peduli Indonesia menggandeng Universitas Ciputra Surabaya menggelar National Youth Health & Career Readiness Initiative, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UC Main Building lantai 7 tersebut menghadirkan talkshow kesehatan, psikotes daring gratis, hingga layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya bagi mahasiswa dan peserta umum.

Baca Juga: FIKOM UC Berbagi di Panti Asuhan, Kenalkan Iman Lewat Cara yang Menyenangkan

Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan, mengatakan edukasi kali ini difokuskan pada pentingnya menjaga kesehatan pencernaan atau gut health.

Menurutnya, kesehatan pencernaan berkaitan erat dengan kondisi tubuh secara menyeluruh.

“Pencernaan sering disebut sebagai otak kedua manusia. Saat pencernaan sehat, kondisi tubuh secara keseluruhan juga akan lebih baik,” ujarnya.

Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan, menyampakan sambutan dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan, menyampakan sambutan dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Riana menilai generasi muda perlu mulai menyeimbangkan perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan. Sebab, kondisi fisik turut menjadi pertimbangan perusahaan saat merekrut tenaga kerja.

“Perusahaan tentu ingin memiliki karyawan yang sehat dan produktif. Karena itu, kesehatan tidak bisa diabaikan sejak usia muda,” katanya.

Selain pola makan sehat, Yayasan Amway Peduli juga mendorong anak muda agar aktif bergerak dan tidak terbiasa dengan gaya hidup minim aktivitas fisik.

Menurut Riana, kebiasaan kurang bergerak berisiko memengaruhi kekuatan otot dan kesehatan tubuh saat memasuki usia lanjut.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

“Kami ingin masyarakat tetap sehat dan mandiri ketika tua, bukan justru menjadi beban keluarga,” ucapnya.

Peserta mengikuti sesi aktivitas gerak bersama dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). Kegiatan kolaborasi Yayasan Amway Peduli Indonesia dan Universitas Ciputra tersebut mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Peserta mengikuti sesi aktivitas gerak bersama dalam acara National Youth Health & Career Readiness Initiative di Universitas Ciputra Surabaya, Senin (25/5/2026). Kegiatan kolaborasi Yayasan Amway Peduli Indonesia dan Universitas Ciputra tersebut mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Program edukasi kesehatan tersebut telah dijalankan Yayasan Amway Peduli di sejumlah universitas sejak 2024. Selain bidang kesehatan, yayasan juga menjalankan program pendidikan, termasuk bantuan perlengkapan sekolah dan orang tua asuh bagi anak kurang mampu.

Dalam kegiatan itu, PMI turut membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta seminar.

Kepala Sub Bidang Penanggulangan Bencana dan Pelayanan Kesehatan PMI, Pungki Sugiarto, menjelaskan pemeriksaan meliputi pengecekan berat badan, tekanan darah, hingga gula darah acak.

Baca Juga: Habib Usman Doakan Adies Kadir di Maulid Nabi: Dulu Kolaps, Kini Sehat

Peserta juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter relawan PMI setelah pemeriksaan selesai.

“Sejauh ini hasil pemeriksaan rata-rata masih normal. Ada beberapa tekanan darah meningkat karena faktor kelelahan atau cuaca panas,” kata Pungki.

PMI memastikan kolaborasi edukasi kesehatan bersama Yayasan Amway Peduli akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit.

Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah pembicara lain, di antaranya Nutritional Therapist & Functional Health Educator David Gunawan, Psikolog sekaligus Career Coach Ria Aprilia, serta Professional Coach Nurhadi Irbath.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.