Kejar Truk Pemborong Solar, Mobil Anggota DPRD Ditabrak hingga Nyaris Masuk Sungai
- Penulis : Sugianto
- | Sabtu, 14 Mar 2026 20:03 WIB
jatimnow.com - Aksi kejar-kejaran yang melibatkan Anggota DPRD Jember, David Handoko Seto dengan truk yang melakukan aksi borong Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar menggunakan empat tandon, berbuntut panjang. David secara resmi membuat laporan polisi ke Mapolres Jember terkait kasus dugaan penyelewengan BBM bersubsidi serta tuduhan percobaan pembunuhan.
David merasa nyawanya terancam usai mobilnya ditabrak dan diarahkan masuk ke sungai oleh sekelompok orang yang diduga berkaitan dengan pelaku pemborongan BBM bersubsidi, pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Baca Juga: Polisi Ungkap Aksi Borong Pertalite di Jember, Dijual Kembali ke Pom Mini
Insiden ini merupakan buntut dari penggerebekan truk modifikasi penimbun solar di SPBU Tegal Besar, Kecamatan Sumbersari, Jamber. Sang sopir yang terpojok saat diinterogasi tiba-tiba menghidupkan mesin, nekat tancap gas, dan memicu aksi kejar-kejaran dengan David.
"Kami kejar-kejaran dengan kecepatan tinggi di kisaran 80 sampai 100 kilometer per jam. Mulai dari Sumbersari terus melaju sampai ke arah Pontang, Ambulu," kata David.
Dalam pelariannya, sopir truk tersebut sengaja masuk berkeliling ke area perkampungan warga. David menceritakan, truk itu bahkan sempat menabrak mobilnya saat berada di kawasan Pasar Ambulu.
Sambil berputar-putar di perkampungan selama kurang lebih 20 menit, komplotan ini diduga kuat saling berkomunikasi untuk menjebak David. Mobil David bahkan sempat dilempari batu dari arah gelap.
Puncaknya terjadi saat truk keluar kembali ke jalan raya dan memelankan lajunya di dekat jembatan sebelah barat Dira Park Ambulu.
Baca Juga: Polisi Ungkap Alasan Pembukaan Police Line SPBU Tegal Besar Jember
"Ternyata di situ sudah standby sekitar 15 anak muda yang terindikasi kuat teman dari mafia BBM ini. Truk itu sengaja mengarahkan dan memepet mobil saya agar nyemplung ke sungai. Saat saya menabrak pagar jembatan besi, anak-anak muda itu justru mengeroyok saya," beber politisi Nasdem tersebut.
Situasi makin mencekam karena saat David membuka pintu mobilnya, ia langsung mendapat tamparan dari kelompok tersebut.
David mengungkapkan, dalam aksi kejar-kejaran tersebut, truk penimbun solar juga mendapat kawalan dari sebuah mobil misterius. David menduga, kendaraan tersebut ditumpangi oleh juragan atau bos mafia BBM yang mendalangi aksi penimbunan ini.
Baca Juga: Police Line SPBU Tegal Besar Jember Dibuka Sepihak, Anggota DPRD Berang
Tak terima dengan perlakuan tersebut, David langsung membuat laporan polisi. David melaporkan sejumlah pelanggaran hukum terkait aksi borong BBM bersubsidi tersebut.
Di antaranya, David menuntut pertanggungjawaban SPBU Tegal Besar atas praktik jual beli BBM bersubsidi secara ilegal dalam jumlah raksasa. Ia juga melaporkan sopir dan pemilik truk atas tindakan membahayakan nyawa secara sengaja.
"Pemilik truk akan saya laporkan dengan pasal percobaan pembunuhan. Mereka memerintahkan sopirnya beberapa kali menabrak dan memepet saya agar masuk ke sungai. Saya yakin polisi berani mengungkap ini," ucap David.
Editor : Dadang Kurnia