Polisi Ungkap Alasan Pembukaan Police Line SPBU Tegal Besar Jember
- Penulis : Sugianto
- | Selasa, 17 Mar 2026 12:16 WIB
jatimnow.com - Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono mengungkapkan alasan pembukaan police line yang dipasang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tegal Besar Jember. Harry beralsan, penyelidikan difokuskan pada mesin pengisian BBM.
Harry mengaku pembukaan garis polisi dilakukan setelah tim penyidik merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Meski demikian, polisi tetap memberikan pengawasan ketat pada titik yang diduga menjadi tempat penyelewengan BBM bersubsidi tersebut.
Baca Juga: Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi di SPBU Tegal Besar Jember
“Kami telah melakukan olah TKP awal. Juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti,” katanya, Senin (16/3/2026).
Kasus ini, kata Harry, bermula dari laporan masyarakat pada Sabtu 14 Maret 2026, terkait adanya dugaan praktik ilegal penyalahgunaan BBM subsidi dengan jumlah sekitar 4.000 liter dengan menggunakan truk.
Satreskrim Polres Jember langsung turun ke lokasi untuk melaksanakan olah TKP dengan memasang garis polisi di seluruh area SPBU, guna mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung proses penyelidikan.
Kemudian, setelah dilakukan analisa perkara pada hari berikutnya, pihak kepolisian memutuskan untuk membuka segel di area yang dianggap tidak lagi menghambat proses penyidikan. Saat ini, kata dia, fokus penyelidikan dikerucutkan pada alat transportasi dan mesin pengisian tertentu.
"Kami melakukan pelepasan terhadap police line yang sekiranya tidak diperlukan kembali. Saat ini kami hanya memfokuskan pemasangan garis polisi pada mesin yang digunakan pelaku sebagai sarana mengisi BBM bersubsidi jenis solar," ungkapnya.
Baca Juga: Polisi Bongkar Penyalahgunaan BBM Subsidi di Probolinggo, 5 Pelaku Diamankan
Meski garis polisi telah dibuka, ungkap Harry, SPBU tersebut masih belum bisa beroperasi. "Di sana terdapat banner pembinaan dari Pertamina, serta penunjuk arah ke SPBU terdekat lainnya bagi masyarakat yang hendak mengisi BBM,” lanjutnya.
Harry mengatakan, alasan pembukaan police line SPBU tersebut adalah demi kepentingan publik. Mengingat waktu yang mendekati hari raya Idulfitri, dengan kebutuhan bahan bakar diprediksi akan meningkat tajam.
"Alasan pembukaan juga bermaksud karena menjelang Lebaran, diprediksi kebutuhan BBM masyarakat akan meningkat. Tapi untuk kapan beroperasinya, itu adalah urusan BPH Migas," tambahnya.
Baca Juga: Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Jember masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat. Harry menyebut, keberadaan pelaku beserta sarana yang digunakan akan diusut tuntas.
"Kami akan terus berupaya mengusut tuntas dan menyelidiki lebih lanjut keberadaan pelaku, termasuk sarana yang mereka gunakan dalam tindak pidana ini," ungkapnya.
“Terkait adanya isu keterlibatan oknum polisi, itu sedang kami selidiki. Jika memang ada dan kami temukan buktinya, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-83111-polisi-ungkap-alasan-pembukaan-police-line-spbu-tegal-besar-jember