Sabtu, 20 Jun 2026 03:20 WIB

Polisi Ungkap Alasan Pembukaan Police Line SPBU Tegal Besar Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 17 Mar 2026 12:16 WIB
Suasana SPBU Tegal Besar Jember. (Foto: Sugianto/ jatimnow.com)
Suasana SPBU Tegal Besar Jember. (Foto: Sugianto/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono mengungkapkan alasan pembukaan police line yang dipasang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tegal Besar Jember. Harry beralsan, penyelidikan difokuskan pada mesin pengisian BBM.

Harry mengaku pembukaan garis polisi dilakukan setelah tim penyidik merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Meski demikian, polisi tetap memberikan pengawasan ketat pada titik yang diduga menjadi tempat penyelewengan BBM bersubsidi tersebut.

Baca Juga: Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi di SPBU Tegal Besar Jember

“Kami telah melakukan olah TKP awal. Juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti,” katanya, Senin (16/3/2026).

Kasus ini, kata Harry, bermula dari laporan masyarakat pada Sabtu 14 Maret 2026, terkait adanya dugaan praktik ilegal penyalahgunaan BBM subsidi dengan jumlah sekitar 4.000 liter dengan menggunakan truk.

Satreskrim Polres Jember langsung turun ke lokasi untuk melaksanakan olah TKP dengan memasang garis polisi di seluruh area SPBU, guna mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung proses penyelidikan.

Kemudian, setelah dilakukan analisa perkara pada hari berikutnya, pihak kepolisian memutuskan untuk membuka segel di area yang dianggap tidak lagi menghambat proses penyidikan. Saat ini, kata dia, fokus penyelidikan dikerucutkan pada alat transportasi dan mesin pengisian tertentu.

"Kami melakukan pelepasan terhadap police line yang sekiranya tidak diperlukan kembali. Saat ini kami hanya memfokuskan pemasangan garis polisi pada mesin yang digunakan pelaku sebagai sarana mengisi BBM bersubsidi jenis solar," ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Penyalahgunaan BBM Subsidi di Probolinggo, 5 Pelaku Diamankan

Meski garis polisi telah dibuka, ungkap Harry, SPBU tersebut masih belum bisa beroperasi. "Di sana terdapat banner pembinaan dari Pertamina, serta penunjuk arah ke SPBU terdekat lainnya bagi masyarakat yang hendak mengisi BBM,” lanjutnya.

Harry mengatakan, alasan pembukaan police line SPBU tersebut adalah demi kepentingan publik. Mengingat waktu yang mendekati hari raya Idulfitri, dengan kebutuhan bahan bakar diprediksi akan meningkat tajam.

"Alasan pembukaan juga bermaksud karena menjelang Lebaran, diprediksi kebutuhan BBM masyarakat akan meningkat. Tapi untuk kapan beroperasinya, itu adalah urusan BPH Migas," tambahnya.

Baca Juga: Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Jember masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat. Harry menyebut, keberadaan pelaku beserta sarana yang digunakan akan diusut tuntas.

"Kami akan terus berupaya mengusut tuntas dan menyelidiki lebih lanjut keberadaan pelaku, termasuk sarana yang mereka gunakan dalam tindak pidana ini," ungkapnya.

“Terkait adanya isu keterlibatan oknum polisi, itu sedang kami selidiki. Jika memang ada dan kami temukan buktinya, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.