Jumat, 19 Jun 2026 18:15 WIB

Heboh Grup Gay, Plt Bupati Tulungagung: Mencoreng Nama Kita!

Salah satu akun gay Tulungagung.
Salah satu akun gay Tulungagung.

jatimnow.com - Keberadaan dua akun Gay Tulungagung di media sosial Facebook, mendapat kecaman dari Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Makanya, pihak pemkab langsung mengutus Diskominfo setempat untuk melacak dan menutup kedua akun Gay yang telah meresahkan masyarakat beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Menurut Maryoto, keberadaan akun tersebut sangat berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Terlebih dua akun tersebut tidak diprivasi, sehingga sangat mudah dilihat oleh masyarakat.

Aktivitas anggota grup yang sangat intens itu juga menghawatirkan masyarakat, terutama para orang tua.

"Yang jelas kami merasa prihatin dengan adanya akun yang terang-terangan mengaku sebagai Gay Tulungagung, ini mencoreng nama kita," ujarnya, Selasa (23/10/2018).

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Maryoto juga meminta kepada para orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya. Hal ini dikarenakan pengawasan dari pihak sekolah hanya bisa maksimal delapan jam saja. Selebihnya mereka berinteraksi dengan lingkungan sosial yang bisa membawa pengaruh.

"Anak merupakan tanggung jawab bersama orang tua juga harus ikut mengawasi pergaulannya," imbuhnya.

Sementara itu, aktivitas anggota di dua grup Gay tersebut masih sangat intens. Namun, setelah munculnya pemberitaan terkait keberadaan grup ini, banyak anggota grup yang keluar.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Jika kemarin jumlah anggota grup Gay Tulungagung, Blitar, Kediri GYM mencapai 4,3 ribu, kini jumlah tersebut berkurang menjadi 4,1 ribu. Meskipun begitu, berdasarkan pantauan intensitas unggahan di grup terlihat masih sangat intens.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.