Jumat, 19 Jun 2026 06:49 WIB

Kiswah Syekh Abdul Qadir Jailani Dipamerkan di Masjid Al Akbar Surabaya

Gubernur Khofifah saat memamerkan Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jaelani (foto: Adpim Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah saat memamerkan Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jaelani (foto: Adpim Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – Kiswah peninggalan ulama besar dunia Syekh Abdul Qadir Al Jailani dipamerkan di Masjid Al Akbar Surabaya. Pameran ini menghadirkan berbagai artefak bersejarah dan manuskrip klasik spiritual serta jejak keilmuan para ulama.

Kiswah ini merupakan kain penutup makam yang secara khusus digunakan untuk menutup makam Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Baghdad, Irak. Kiswah itu secara berkala diganti setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar tersebut.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Pameran dibuka langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia mengatakan, kiswah ini memiliki nilai historis yang istimewa. Karena diberikan secara langsung oleh cicit ke-33 Syekh Abdul Qadir Al Jailani, Syekh Afeefuddin Al Jailani, kepada Gubernur Khofifah saat ia berziarah ke makam Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Baghdad.

Menurut Khofifah, keberadaan kiswah tersebut tidak hanya menjadi artefak sejarah, tetapi juga simbol kuatnya sanad keilmuan dan spiritualitas yang diwariskan oleh para ulama besar kepada generasi berikutnya.

"Ini bukan sekadar benda bersejarah, tetapi juga pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga warisan keilmuan, akhlak, dan spiritualitas yang telah diwariskan oleh para ulama besar,” ujar Khofifah, dalam siaran resminya, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Selain kiswah, pameran ini juga menampilkan potret perjalanan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dari masa ke masa. Dokumentasi tersebut memperlihatkan transformasi masjid yang menjadi salah satu ikon kebanggaan Jawa Timur.

Mulai dari arsip foto tempo dulu hingga kondisi masjid saat ini yang terus berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan edukasi masyarakat.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai manuskrip kitab klasik yang menjadi bagian penting dari khazanah keilmuan Islam. Di antaranya Kitab Tashrif Lughati, Kitab Amil, Kitab Fiqh, serta Kitab Bahjatul Ulum yang selama ini menjadi rujukan dalam tradisi pembelajaran di pesantren.

"Rasanya Jawa Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang melakukan penelitian, penelaahan sampai kemudian menerbitkan turats secara serius," tandas Khofifah.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.