Jumat, 19 Jun 2026 11:13 WIB

Desa dan Kelurahan di Tulungagung Kesulitan Lahan Untuk KDKMP, Ini Langkah Bupati

  • Penulis :
  • | Senin, 09 Feb 2026 11:59 WIB
Foto: Ilustrasi koperasi desa merah putih. (Ilustrasi/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi koperasi desa merah putih. (Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo buka suara tentang banyak desa dan kelurahan yang kesulitan mencari lahan untuk diusulkan menjadi gerasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mengingat banyak ketersediaan lahan di desa yang berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Berdasarkan data Satgas KDKMP Tulungagung, total sudah ada 175 lahan yang diusulkan untuk pembangunan gerai KDKMP. Rincianya, 70 berstatus LP2B, 20 aset Pemkab Tulungagung, 13 lahan Perhutani, 13 lahan uruk, 5 lahan perlu pengurukan dan 1 lahan milik PTPN.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Disisi lain, dari 14 kelurahan di Tulungagung baru ada dua lahan yang diusulkan untuk KDKMP. Yakni Kelurahan Karangwaru dan Kelurahan Kutoanyar. Sedangkan 12 kelurahan belum mengusulkan karena aset tidak memenuhi syarat.

Saat ini Pemkab Tulungagung tengah mendiskusikan dengan Kodim dan ATR/BPN untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

"Kami sedang diskusikan dengan Dandim, ATR/BPN dan satgas," ujar Gatut Sunu, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Manurut Gatut Sunu memang banyak usulan lahan untuk gerai KDKMP yang berstatus LP2B. Sehingga perlu hati-hati untuk karena jika status tanah belum tuntas, bisa berpotensi terjerat masalah hukum.

"Saya sudah komunikasi dengan aparat penegak hukum (APH). Karena kalau tanah belum dibebaskan sesuai aturan bisa berpotensi terkena masalah hukum," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Gatut Sunu juga tidak ingin jika karena masalah penggunaan lahan untuk KDKMP bisa membuat pemerintah desa terjerat hukum. Maka dari itu, Pemkab Tulungagung akan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

"Kami akan selalu mendukung program Presiden Prabowo. Untuk teman-teman di desa tidak boleh grusa-grusu," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.