Sabtu, 20 Jun 2026 20:12 WIB

Perempuan di Blitar Nekat Menceburkan Diri ke Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

  • Penulis :
  • | Selasa, 13 Jan 2026 12:57 WIB
Foto: Proses pencarian terhadap korban yang menceburkan diri ke sungai di Blitar. (Polres Blitar/jatimnow.com)
Foto: Proses pencarian terhadap korban yang menceburkan diri ke sungai di Blitar. (Polres Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com–Seorang perempuan dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, tepatnya di Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Korban diduga menceburkan diri ke sungai dengan arus deras. Korban diketahui bernama Devi Puspitasari (35), warga Jalan Sulawesi Nomor 25, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

Kapolsek Sanankulon AKP Nurbudi Santosa mengatakan kejadian tersebut terjadi kemarin sore. Dari hasil pemeriksaan saksi mata, korban datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio G bernomor polisi AG 5828 KAN. Korban memarkir kendaraannya di dekat rumah warga, lalu berjalan menuju tepi Sungai Brantas.

Baca Juga: Hilang Tinggalkan Motor di Jembatan Ngujur, Remaja Magetan Ditemukan Tewas

“Tak lama kemudian warga mendengar suara percikan air dan melihat korban berada di sungai. Saat warga berusaha menolong, korban sempat berpegangan pada akar pohon, namun diduga melepaskan pegangan hingga akhirnya terbawa arus ke arah barat,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Menurut keterangan saksi, arus Sungai Brantas saat kejadian cukup deras dengan ketinggian tebing sekitar 2,5 meter. Kondisi cuaca saat itu cerah dan belum turun hujan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan dompet berwarna hitam serta STNK sepeda motor. Berdasarkan informasi keluarga, korban yang berstatus sebagai janda dua anak ini diketahui mengalami depresi dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga: Wanita Asal Kalteng Ditemukan Tewas di Sungai Brantas Tulungagung

“Korban sempat berpamitan kepada ibunya sebelum meninggalkan rumah. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis,” tuturnya.

Aparat kepolisian bersama tim gabungan dari Basarnas, TNI, relawan, dan potensi SAR masih melakukan upaya pencarian. Posko SAR Gabungan didirikan di Kantor Desa Tuliskriyo untuk memaksimalkan pencarian korban yang diduga hanyut. Mereka menggunakan perahu karet untuk menelusuri sungai tersebut.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

"Proses pencarian hingga saat ini masih terus berlangsung, untuk perkembangannya nanti akan kita sampaikan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.