Kamis, 18 Jun 2026 09:00 WIB

Wanita Asal Kalteng Ditemukan Tewas di Sungai Brantas Tulungagung

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) pagi. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) pagi. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Operasi pencarian terhadap Putri Cindy Antika (26), wanita yang dilaporkan tenggelam di Sungai Brantas, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari penyisiran intensif, Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) pagi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan tersangkut di antara tumpukan sampah yang mengapung di aliran sungai.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Lokasi penemuan jenazah cukup jauh, berjarak sekitar 40 kilometer dari titik awal kejadian (TKP) jatuhnya korban," ujar Nanang. 

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kediri. Sekitar pukul 11.30 WIB, kepolisian dan tim medis memastikan bahwa identitas jenazah tersebut benar adalah Putri Cindy Antika. Kepastian ini didapat dari hasil identifikasi yang diperkuat dengan pencocokan data dari pihak keluarga.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dalam operasi pencarian dua hari ini, SMC mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) Air dan satu SRU Darat. Tim menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan secara bergantian melakukan manuver gelombang air buatan di titik-titik mencurigakan. Taktik ini bertujuan mengangkat benda atau tubuh korban yang mungkin terjebak di dasar sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tercatat sebagai warga Dusun Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Insiden nahas ini bermula saat korban keluar rumah pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, namun tak kunjung pulang hingga sore hari.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Keluarga yang panik kemudian melakukan pencarian dan hanya menemukan tas milik korban tertinggal di tepi Sungai Brantas. Berbekal temuan tersebut, korban diduga kuat terpeleset saat berada di pinggir sungai, lalu terjatuh dan terseret derasnya arus.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.