Kamis, 18 Jun 2026 07:29 WIB

Hilang Tinggalkan Motor di Jembatan Ngujur, Remaja Magetan Ditemukan Tewas

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban dari aliran Bengawan Madiun. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban dari aliran Bengawan Madiun. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Teka-teki hilangnya Davin Andriano Mustaqim (19), pemuda yang meninggalkan kendaraannya di atas Jembatan Ngujur, akhirnya terjawab. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di aliran Bengawan Madiun, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, pada Kamis (23/4/2026).

Jenazah ditemukan terseret arus sangat jauh, mencapai jarak 18 kilometer dari titik awal hilangnya korban.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia memastikan proses evakuasi jenazah dari aliran sungai berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

"Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar 18 kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Sayidiman untuk proses identifikasi lebih lanjut," jelas Nanang.

Insiden ini bermula saat Davin dilaporkan keluar dari rumah tanpa berpamitan pada Selasa (21/4/2026) malam. Keesokan harinya, warga setempat menemukan sejumlah barang pribadi milik korban.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sebuah sepeda motor, STNK, beserta sandal milik Davin ditemukan tergeletak tanpa tuan di atas Jembatan Ngujur. Dari temuan tersebut, korban diduga kuat terjatuh ke dalam derasnya arus sungai. Warga dan relawan setempat sempat berupaya melakukan pencarian mandiri, sebelum akhirnya operasi diambil alih dan diperluas oleh tim SAR gabungan.

Dalam menjalankan operasi SAR ini, SMC menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Trenggalek untuk bergabung dengan potensi SAR daerah. Pencarian dilakukan secara sistematis dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

SRU air berfokus pada penyisiran langsung dari titik kejadian menggunakan perahu karet. Di sejumlah titik yang dicurigai, petugas melakukan manuver perahu secara berputar. Teknik ini bertujuan menciptakan gelombang air yang kuat guna mengangkat material, termasuk tubuh korban, yang mungkin tersangkut di dasar sungai.

Sementara SRU darat fokus melakukan penyisiran dengan berjalan kaki di sepanjang bantaran sungai. SRU darat juga bertugas menyebarluaskan informasi kepada masyarakat pesisir sungai agar segera melapor ke posko jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.