Jumat, 19 Jun 2026 13:44 WIB

Tak Boleh Rekrut Tenaga Honorer, Dishub Tulungagung Gandeng Pihak Ketiga

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Jan 2026 10:59 WIB
Foto: Salah satu jalur perlintasan yang dikelola oleh Pemkab Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Salah satu jalur perlintasan yang dikelola oleh Pemkab Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung bekerjasama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) perlintasan kereta api sebidang. Adapun anggaran kontrak yang akan digelontorkan pada tahun 2026 mencapai Rp1,5 miliar.

Kabid Lalu Lintas, Dishub Tulungagung, Panji Putranto mengatakan, berdasarkan data terdapat 11 JPL yang kini dikelola oleh Pemkab Tulungagung. Seluruh JPL dibawah pengelolaan Pemkab Tulungagung sudah aktif beroperasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Sejak Oktober 2025 lalu, 11 JPL yang kami kelola sudah beroperasi penuh. Setiap JPL terdapat empat petugas jaga selama 24 jam," ujarnya, Jumat (9/01/2026).

Sistem pengoperasian JPL melalui kerjasama pihak swasta dengan Pemkab Tulungagung. Pasalnya, untuk menambah petugas dengan skema honorer sudah tidak diperbolehkan.

"Jadi untuk petugas jaga JPL diambil dari pihak swasta. Total ada 44 petugas di JPL yang dikelola Pemkab Tulungagung," terangnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Panji mengungkapkan, sistem kerjasama dengan pihak ketiga adalah kontrak setiap tahun. Pada awal di Oktober hingga Desember 2025 nilai kontrak mencapai Rp300 juta.

"Untuk tahun 2026 nilai kontrak mencapai Rp 1,5 miliar untuk operasional selama satu tahun," imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Melalui sistem kerjasama dengan pihak ketiga, petugas jaga JPL bisa mendapatkan gaji tiga kali lipat, dari pada menggunakan tenaga honorer.

"Gaji petugas jaga JPL terbilang cukup layak, karena gaji telah disesuaikan dengan UMK Tulungagung," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.