Jumat, 19 Jun 2026 13:05 WIB

Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok

Foto: Kerja Bakti pelajar Lamongan bersihkan sungai dari enceng gondok. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Kerja Bakti pelajar Lamongan bersihkan sungai dari enceng gondok. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Banjir di Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan menggugah kepedulian kalangan pelajar. Para pelajar yang setiap hari melalui terjangan banjir tersebut menggelar kegiatan inisiatif membersihkan sungai dari tanaman eceng gondok. Kegiatan ini diharap dapat mengurangi dampak banjir dan memperlancar aliran air menuju hilir singai Bengawan Jero.

Selain itu, aksi dilakukan karena sungai menjadi satu-satunya jalur transportasi yang tersisa setelah jalan poros desa lumpuh total akibat banjir luapan Sungai Bengawan Jero.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Terdapat ratusan siswa dan guru dari Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Khozainul Ulum yang terlibat dalam kegiatan ini.

Ketua LP Ma'arif NU Khozainul Ulum, Ahmad Daman Huri, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan inisiatif bersama bentuk ikhtiar mengurangi dampak banjir.

"Kegiatan ini merupakan bukti kepedulian kami terhadap lingkungan. Mengingat sungai yang menjadi jalur transportasi utama masyarakat saat ini lumpuh akibat tertutup eceng gondok," ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Tampak siswa dan guru berjibaku turun menyusuri sungi dan mengangkat eceng gondok dengan alat sederhana dan seadanya.

Atifah, salah satu siswa yang ikut dalam aksi tersebut mengaku cukup antusias selain alasan keperdulian juga nilai manfaat.

"Sulit memang mengangkat eceng gondoknya, tapi kami tetap semangat. Karena jalan poros desa sudah tidak bisa dilewati, sungai ini jadi satu-satunya jalur kami menuju sekolah," kata Atifah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Senada dengan Atifah, dua siswa lainnya, Zahiro dan Elsa, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Walaupun melelahkan, mereka merasa senang bisa membantu membuka akses jalan air yang tersumbat.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.