Kamis, 18 Jun 2026 07:55 WIB

Komdis Asprov PSSI Jatim Berikan Sanksi Tegas Kepada Pemain Putra Jaya Pasuruan

  • Penulis :
  • | Rabu, 07 Jan 2026 09:59 WIB
Foto: Aksi tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan. (Youtube/jatimnow.com)
Foto: Aksi tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan. (Youtube/jatimnow.com)

jatimnow.com-Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur memberi sanksi tegas kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi Gimnastiar. Berdasar hasil sidang Komdis, pemain tersebut terbukti bersalah dan melanggar pasal kode displin PSSI. Mereka memberi sanksi tegas berupa larangan beraktivitas dalam dunia sepak bola seumur hidup bagi M Hilmi Gimnastiar. Selain itu M Hilmi juga dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,5 juta.

Keputusan tegas tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 001/KOMDIS/PSSI-JTM/I/2026 yang dirilis pada Selasa (6/1/2026). Sidang Komdis dipimpin langsung oleh Ketua Komite Disiplin H. Samiadji Makin Rahmat bersama anggota Rohmad Amrulloh dan Dimas Nur Arif Putra Suwandi. Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat mengatakan setelah melalui proses pemeriksaan mendalam, perbuatan Hilmi terbukti melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI.

Baca Juga: Manajemen Perseta 1970 Tulungagung Laporkan Kasus Tendangan Kungfu ke Polisi

"Perbuatan menendang pemain lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat," ujarnya.

Baca Juga: Askab PSSI Serahkan Langkah Hukum ke Manjemen Perseta 1970 Tulungagung

Berdasarkan hasil sidang, pihaknya memberi sanksi berupa larangan beraktivitas dalam dunia sepak bola seumur hidup bagi M Hilmi Gimnastiar. Selain itu M Hilmi juga dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp2,5 juta. Sanksi ini diberikan sebagai komitmen PSSI dalam memberikan efek jera terhadap pelaku kekerasan di lapangan hijau.

“Perbuatan tersebut tidak hanya mencederai nilai sportivitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pemain lain. Oleh karena itu, Komite Disiplin memandang perlu menjatuhkan sanksi tegas," imbuhnya.

Baca Juga: Manajemen Perseta 1970 Tulungagung Bawa Kasus Tendangan Kungfu ke Polisi

Sebelumnya sebuah insiden horor terjadi pada pertandingan babak 32 besar grup CC Kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Pertandingan tersebut mempertemukan Putra Jaya Pasuruan dan Perseta 1970 Tulungagung. Saat memasuki menit ke 72, pemain Putra Jaya Lamongan M Hilmi melakukan tendangan ke dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha. Dari rekaman terlihat adanya unsur kesengajaan dalam melakukan hal tersebut. Pihak manajemen Perseta 1970 Tulungagung sendiri berencana membawa kasus ini ke ranah hukum.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.