Minggu, 14 Jun 2026 07:36 WIB

Askab PSSI Serahkan Langkah Hukum ke Manjemen Perseta 1970 Tulungagung

  • Penulis :
  • | Kamis, 08 Jan 2026 08:59 WIB
Foto: Ketua Askab PSSI Tulungagung, Ahmad Baharudin menunjukkan hasil rontgen pemain Perseta 1970 Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Ketua Askab PSSI Tulungagung, Ahmad Baharudin menunjukkan hasil rontgen pemain Perseta 1970 Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pengurus Askab PSSI Tulungagung mengecam keras insiden tendangan kungfu yang menimpa pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha. Gelandang tersebut ditendang oleh pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi Gimnastiar dalam pertandingan yang babak 32 besar grup CC Liga 4 Jawa Timur, yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan. Tindakan yang tidak menunjukkan sportivitas tersebut menyebabkan Firman mengalami retak tulang rusuk kiri bagian bawah.

Ketua Askab PSSI Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan aksi pemain Putra Jaya Pasuruan tersebut sangat brutal dan dilakukan secara sengaja sehingga membahayakan keselamatan pemain lainnya. Pelanggaran keras tersebut sudah melampaui batas kewajaran dalam sepak bola dan tidak bisa hanya diselesaikan dengan kartu merah dari wasit.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kalau melihat kejadiannya itu sangat brutal dan sengaja," ujarnya, Kamis (8/01/2026).

Firman sendiri diketahui baru bergabung dengan Perseta 1970 Tulungagung di babak 32 besar ini. Sebelumnya pemain asal Kediri tersebut memperkuat tim lain di ajang Liga 4. Setelah tim tidak lolos babak 32 besar, Firman direkrut dan bermain untuk Perseta 1970 Tulungagung. Bahrudin menyebut kondisi Firman kini berangsur pulih. Meski begitu pihaknya meminta tim untuk tidak menurunkannya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Anaknya sempat ngotot ingin bermain lagi, tapi kita larang karena masih dalam masa observasi juga," tuturnya.

Saat disinggung mengenai rencana manajemen Perseta 1970 Tulungagung untuk membawa kasus ini ke ranah hukum, Baharudin mendukungnya. Selaku Ketua Askab pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini ke pihak manajemen. Meski telah mendapatkan sanksi dari Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, namun jika mau dilaporkan ke pihak berwajib itu merupakan wewenang manajemen.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

"Kita mendukung rencana tersebut, sepenuhnya keputusan manajemen seperti apa kita mendukungnya," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.