Kamis, 18 Jun 2026 21:21 WIB

Balita Tenggelam di Wisata Jati Park, DPRD Jember Minta Pengelola Tambah Petugas

  • Penulis :
  • | Rabu, 31 Des 2025 19:30 WIB
Wisata Jati Park Jenggawah Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Wisata Jati Park Jenggawah Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasca tenggelamnya seorang balita saat bermain di tempat wisata kolam renang Jati Park Jenggawah Jember, Komisi B DPRD Jember meminta pihak pengelola wisata menambah petugas keamanan di lokasi.

Sekretaris Komisi B DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat menyampaikan, undang-undang Nomor 10 tahun 2009 telah diatur tentang kepariwisataan. Salah satunya, pengelola wajib bertanggung jawab terhadap keselamatan pengunjung.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Salah satu bentuk tanggung jawabnya menyediakan, harus ada karyawan secara spesifik atau khusus untuk melakukan pengawasan terhadap lokasi wisata yang rawan. Apalagi itu, wisata kolam renang untuk anak. Potensi untuk terjadinya kecelakaan itu cukup tinggi," katanya, Rabu (31/12/2025).

Terlebih lagi, di saat momen liburan tahun baru atau liburan lainnya. Pihak pengelola agar menambah petugas khusus, yang disiagakan ditempat-tempat yang rawan atau berbahaya.

"Apalagi di momen-momen seperti tahun atau liburan lainnya, seluruh tempat wisata menambah personil pengamanan dan memberikan pelayanan terhadap wisatawan. Itu bentuk kewajiban berdasarkan undang-undang," tegasnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Termasuk bagi pengelola wisata Jati Park Jenggawah, harus memberikan asuransi kepada korban yang tenggelam beberapa hari kemarin. 

"Bahkan disitu (UU) disebutkan, pengusaha menyediakan asuransi buat pengunjung. Karena mereka sebagai penyedia layanan wisata, dan telah mengambil retribusi, maka salah satu poinnya harus menyediakan keamanan," ujarnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Bila perlu, pengelola wisata selain menyediakan petugas khusus juga menyiapkan sarana, semisal pelampung dan sebagainya. Itu tidak hanya berlaku bagi wisata kolam renang saja, termasuk wisata lainnya yang dinilai juga berpotensi terjadinya kecelakaan.

Selain petugas, Nurhuda Candra menegaskan juga butuh peranan dari orang tua maupun orang lain, untuk saling menjaga dan membantu bisa terjadi suatu musibah yang tidak diinginkan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.