Jumat, 19 Jun 2026 00:24 WIB

Puluhan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Tulungagung Sepanjang 2025

  • Penulis :
  • | Sabtu, 27 Des 2025 09:33 WIB
Foto: Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung dr Kasil Rohmat. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung dr Kasil Rohmat. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sepanjang tahun 2025 ini terdapat 81 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tulungagung yang dilaporkan ke Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA). Namun tida semua kasus dapat ditangani oleh instansi tersebut. Kekerasan seksual mendominasi kasus kekerasan ini dengan jumlah mencapai 33 kasus.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Tulungagung dr Kasil Rohmat, mengatakan data puluhan kasus kekerasan tersebut terjadi selama periode Januari-November. Dari jumlah kasus yang dilaporkan, terdapat 68 kasus yang dapat ditindaklanjuti.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Totalnya ada 81 pengaduan, tetapi tidak semuanya di dinas kami. Kasus yang menjadi tupoksi KBPPA ada 68 kasus," ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Dari jumlah itu, 33 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual, 16 kasus kekerasan fisik, enam kasus penelantaran, satu kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan delapan sisanya adalah bentuk kekerasan lain.

"Penanganannya, kami tidak bekerja sendiri, tapi bekerja sama dengan instansi terkait lain. Misalkan terkait kekerasan seksual pasti melibatkan polisi dan kesehatan," tuturnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Diakui kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tulungagung masih relatif tinggi dan membutuhkan upaya penanggulangan bersama. Pada tahun 2023 jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak sebanyak 93 dan tahun 2024 turun menjadi 74 kasus. Dari hasil pendataan dinas KBPPPA para pelaku kekerasan anak dan perempuan sebagian besar adalah orang terdekat, seperti orang tua dan keluarga. Selain itu juga ditemukan kasus yang melibatkan tetangga hingga tenaga pendidik.

"Jadi mayoritas kasus itu terjadi karena ada relasi kuasa, orang tua dengan anak, orang dewasa dengan anak, guru dengan murid dan sebagainya," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dokter Kasil menambahkan untuk mencegah terjadinya kekerasan anak dan perempuan, par orang tua diharapkan peduli terhadap keseharian anak-anak dan aktif menjalin komunikasi. Ia mengajak setiap persoalan yang melibatkan anak dan perempuan tidak menggunakan kekerasan.

"Kami melakukan sosialisai kampanye, jangan sampai ada kekerasan pada wanita dan anak-anak. Kedua, kalau sudah terjadi kekerasan ada pengaduan kita tangani. Berikutnya adalah trauma healing-nya," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.