Jumat, 19 Jun 2026 12:14 WIB

Pengabdian FEB UNAIR, UMKM Manggarsari Dapat Logo Baru & Foto Produk

Peserta dibekali keterampilan fotografi produk menggunakan kamera ponsel pribadi. (Foto: FEB Unair/jatimnow.com)
Peserta dibekali keterampilan fotografi produk menggunakan kamera ponsel pribadi. (Foto: FEB Unair/jatimnow.com)

jatimnow.com – Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang memberikan dampak nyata di lapangan.

Kegiatan yang diberi nama “Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga dalam Pengelolaan Keuangan Usaha dan Manajemen Pemasaran” menyasar kelompok UMKM Manggarsari yang sebagian besar anggotanya adalah ibu rumah tangga pelaku usaha mikro dan dilaksanakan dalam dua tahap, masing-masing pada 8 November 2025 dan 6 Desember 2025.

Acara ini merupakan bagian dari Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Batch II UNAIR Tahun 2025, dengan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dirancang khusus untuk menghasilkan dampak konkret melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kapasitas branding dan pemasaran digital, dua aspek krusial yang masih menjadi hambatan utama bagi para pelaku usaha mikro.

Pada tahap pertama, peserta diajarkan tentang digital branding, prinsip dasar pembuatan logo, serta pengelolaan keuangan UMKM.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Materi tentang pembuatan logo disampaikan oleh Dr. Tri Siwi Agustina, S.E., M.Si., yang menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami tentang makna logo, pemilihan warna yang sesuai, kesederhanaan desain, dan konsistensi visual sebagai landasan membangun identitas usaha yang kuat.

“Sebuah logo bukan hanya sekadar simbol semata, tapi harus mampu mencerminkan nilai dan keunikan produk yang kita jual. Tanpa identitas visual yang jelas, kita akan sulit bersaing di dunia pemasaran digital yang semakin ketat,” terangnya.

Selama lebih dari satu bulan, tim pengabdi memberikan pendampingan langsung kepada setiap peserta. Hasilnya, pada sesi kedua yang diadakan hari ini (6 Desember 2025), seluruh peserta telah memiliki logo usaha final yang siap digunakan.

Pada sesi yang sama, peserta juga dibekali keterampilan fotografi produk menggunakan kamera ponsel pribadi oleh Rafli Argireza Akbar, seorang profesional di bidang fotografi produk.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

“Kita ajarkan teknik dasar pencahayaan, cara menata produk, dan pemilihan sudut pengambilan gambar yang mudah dilakukan di rumah. Tanpa perlu beli peralatan mahal, mereka sudah bisa membuat foto produk yang menarik untuk dipromosikan,” terang Rafli.

Sebelum mengikuti pelatihan, sebagian besar peserta belum memiliki foto produk yang layak ditampilkan di platform digital.

Setelahnya, terlihat peningkatan yang signifikan dalam kualitas konten visual yang siap digunakan dalam strategi pemasaran mereka.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

Perbandingan produk sebelum dan sesudah pelatihan juga menunjukkan transformasi yang jelas dari segi branding dan profesionalisme usaha.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang pelatihan semata, tetapi juga tentang pendampingan sampai hasilnya benar-benar terasa dan terlihat. Kini, para peserta tidak hanya punya logo baru, tapi juga kemampuan untuk mengelola identitas usaha mereka secara mandiri,” ujar Puput Tri Komalasari, Ketua Tim Pengabdian sekaligus dosen FEB UNAIR.

Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata dari UNAIR terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8, yaitu “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi”.

Dengan memperkuat kapasitas UMKM yang dijalankan oleh perempuan, program ini berperan penting dalam menciptakan peluang ekonomi baru dan mendukung pertumbuhan inklusif di tingkat lokal.

FEB UNAIR menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM agar tumbuh menjadi pelaku ekonomi digital yang tangguh dan memiliki daya saing yang baik.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.