Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo
- Penulis : Dadang Kurnia
- | Rabu, 20 Mei 2026 12:10 WIB
jatimnow.com – Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat daya tarik wisata religi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui rencana pembangunan gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pusat oleh-oleh di kawasan cagar budaya bersejarah, Gereja Merah, yang terletak di Jalan Suroyo Nomor 32.
Baca Juga: Budiono Wirawan Dilantik Jadi Sekda Kota Probolinggo, Sisihkan 2 Kandidat Lain
Rencana tersebut mengemuka saat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Probolinggo, dr. Evariani, melakukan kunjungan kerja ke rumah dinas Pendeta Wiwik Kristiani Kembuan pada Selasa (19/5/2026) siang.
Langkah ini diambil sebagai respons atas tantangan pengelolaan yang dihadapi pihak gereja. Selama ini, biaya perawatan bangunan ikonik berarsitektur sistem bongkar pasang (knockdown) asal Jerman yang berdiri sejak 1862 tersebut masih mengandalkan swadaya jemaat.
Melalui pembangunan unit usaha kreatif ini, hambatan finansial operasional rumah ibadah diharapkan dapat teratasi secara berkelanjutan. Nantinya, pusat oleh-oleh dan gerai UMKM ini akan memanfaatkan lahan di sisi utara gereja yang membentang memanjang ke arah timur.
Pendeta Wiwik Kristiani Kembuan menyampaikan bahwa konsep ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pihak gereja dengan Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
"Area kantin yang sedang dibangun nantinya akan menyediakan ruang khusus untuk produk UMKM dan pusat oleh-oleh. Konsepnya terbuka tanpa sekat agar memudahkan interaksi antara penjual dan pembeli," jelasnya.
Lebih lanjut, Wiwik menambahkan bahwa fasilitas tersebut akan dikelola langsung oleh pihak gereja guna memperkuat kemandirian ekonomi jemaat dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Sidak Hewan Kurban, Wali Kota Probolinggo Soroti Kesehatan dan Penurunan Harga
Selain kuliner, kawasan itu juga diproyeksikan menjadi wadah promosi berbagai produk kreatif dan suvenir khas Kota Probolinggo.
Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, dr. Evariani, menyambut baik rencana tersebut dan memberikan masukan agar pusat UMKM ini nantinya diintegrasikan dengan agenda daerah seperti Car Free Day.
Menurutnya, kolaborasi ini akan menciptakan efek domino yang positif bagi perekonomian kota.
"Ini bisa menjadi peningkatan ekonomi rumah ibadah sekaligus memperkuat daya tarik wisata religi di Kota Probolinggo," ujarnya.
Baca Juga: Modal Usaha ACC Danaku Dongkrak Omzet Kuliner di Surabaya
Dukungan penuh juga datang dari instansi terkait. Kepala Dispopar Kota Probolinggo, M. Abas, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya sekadar menjual nama tempat wisata, tetapi juga wajib hadir dalam mendukung dinamika pengelolaannya.
“Pemerintah harus hadir, bukan hanya membranding tempat wisata, tetapi juga memberikan dukungan terhadap dinamika pengelolaannya. Setelah berdiskusi dengan pihak gereja, ternyata ada banyak kendala yang dihadapi pengelola,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Probolinggo akan terus mencari langkah strategis untuk mendukung pengembangan Gereja Merah, baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Pihak Dispopar berkomitmen untuk terus mengawal dan merumuskan kebijakan strategis agar potensi wisata sejarah seperti Gereja Merah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas," ucapnya.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-84671-gerai-umkm-segera-dibangun-di-kawasan-gereja-merah-probolinggo