Sabtu, 20 Jun 2026 08:42 WIB

Strategi PTP Nonpetikemas Mitigasi Suap dan Amankan Bisnis Pelabuhan

PTP Nonpetikemas gelar forum hukum di Bandung untuk mitigasi risiko piutang dan cegah korupsi. (Foto: PTP Nonpetikemas/jatimnow.com)
PTP Nonpetikemas gelar forum hukum di Bandung untuk mitigasi risiko piutang dan cegah korupsi. (Foto: PTP Nonpetikemas/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) bergerak cepat memagari bisnisnya dari celah korupsi dan kerugian akibat piutang macet.

Melalui forum Legal Group Discussion (LGD) yang digelar di Bandung, perusahaan pelat merah ini menyusun strategi hukum baru guna menyeragamkan aturan main di seluruh unit kerja pelabuhan.

Baca Juga: Terminal Kijing Mempawah Mulai Operasikan Layanan Petikemas

Langkah ini menjadi krusial di tengah mobilitas bisnis pelabuhan yang tinggi, di mana standardisasi kontrak dengan mitra usaha kerap menjadi titik rawan.

Perusahaan berfokus membereskan tiga isu besar: identifikasi risiko proses bisnis, penyelesaian hambatan penagihan piutang, hingga penyelarasan kontrak kerja sama agar sesuai koridor hukum terbaru.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyatakan bahwa kelancaran operasional pelabuhan sangat bergantung pada strategi hukum yang tepat.

Menurutnya, forum ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan upaya mitigasi risiko sejak dini untuk melindungi aset perusahaan.

"Standardisasi kontrak yang kita susun bersama akan menjadi pagar hukum bagi seluruh cabang. Ini penting agar perlindungan aset dan operasional kita tetap terjaga," ungkap Indra di hadapan para pengelola cabang dan manajemen.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung

Indra menginginkan adanya keselarasan visi antara kantor pusat dan cabang. Dengan aturan yang seragam, potensi sengketa hukum dengan mitra usaha diharapkan bisa ditekan seminimal mungkin.

Forum ini juga menghadirkan peringatan keras bagi para pengambil keputusan. Koordinator Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Andhy Hermawan Bolifaar, mengingatkan bahwa jabatan tidak serta-merta memberikan kekebalan hukum jika terjadi pelanggaran berat.

Andhy menjelaskan bahwa direksi memang dilindungi oleh prinsip Business Judgement Rule (BJR) saat mengambil keputusan bisnis.

Namun, perlindungan tersebut otomatis gugur jika ditemukan unsur penipuan, konflik kepentingan, atau kelalaian fatal yang merugikan negara.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Jika terjadi praktik suap atau kickback, perlindungan BJR akan hilang. Direksi dapat dipidana menurut UU Tipikor," tegas Andhy.

Ia menambahkan bahwa korupsi seringkali muncul akibat perpaduan antara keserakahan, kesempatan, kebutuhan, serta lemahnya pengungkapan.

Melalui momentum Hari Anti Korupsi Sedunia ini, PTP Nonpetikemas berkomitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih (Good Corporate Governance) agar ekosistem logistik nasional terbebas dari praktik pungli dan korupsi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.