PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Perkuat Distribusi Logistik Bangka Belitung
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Jumat, 05 Jun 2026 17:04 WIB
jatimnow.com - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan mencatat peningkatan kinerja operasional hingga April 2026. Capaian tersebut memperkuat peran pelabuhan sebagai jalur utama distribusi barang yang menopang aktivitas ekonomi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagai gerbang logistik antar pulau, Pelabuhan Tanjung Pandan melayani berbagai komoditas penting yang dibutuhkan sektor industri maupun pembangunan daerah.
Baca Juga: Terminal Kijing Mempawah Mulai Operasikan Layanan Petikemas
Komoditas yang ditangani didominasi general cargo seperti besi, tiang listrik, tiang pancang, keramik, serta kaolin dalam kemasan bag cargo. Selain itu, pelabuhan juga melayani komoditas curah kering berupa cangkang sawit, split, dan biji sawit.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan, Asep Mardiyana, mengatakan peningkatan kinerja menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran rantai pasok dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami terus meningkatkan kinerja operasional dan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan logistik pelanggan sekaligus mendukung perkembangan ekonomi di daerah,” kata Asep.
Hingga April 2026, produktivitas bongkar muat kemasan general cargo mencapai 2.511 ton per kapal per hari (T/S/D). Angka tersebut melampaui target sebesar 25 persen dari target 2.008 T/S/D dan meningkat 68,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.494 T/S/D.
Pada kategori bag cargo, produktivitas tercatat 752 T/S/D atau 24,1 persen di atas target 606 T/S/D. Realisasi tersebut juga tumbuh 56 persen dibandingkan capaian April 2025 yang berada di angka 482 T/S/D.
Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA
Sementara itu, total throughput hingga April 2026 mencapai 168,06 ribu ton. Bag cargo masih menjadi penyumbang terbesar dengan volume 152,3 ribu ton. Adapun general cargo tumbuh 12,6 persen menjadi 12,9 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 10,2 ribu ton.
Menurut Asep, peningkatan produktivitas tidak lepas dari bertambahnya aktivitas bongkar muat serta penerapan standar operasional yang lebih terintegrasi melalui sistem digital PTOS-M.
“Kinerja tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tim dalam menjaga produktivitas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional, Cabang Tanjung Pandan memiliki sembilan area dermaga fungsional yang melayani kapal general cargo maupun curah.
Baca Juga: IIMS Surabaya 2026 Dibuka, Dorong Pasar Otomotif Jawa Timur
Pelabuhan juga dilengkapi lapangan penumpukan terbuka, gudang penyimpanan, serta sejumlah peralatan bongkar muat seperti chassis, head truck, forklift 5 ton dan forklift 10 ton.
Keberadaan fasilitas tersebut membantu mempercepat proses pelayanan kapal dan barang sehingga distribusi komoditas ke berbagai wilayah dapat berlangsung lebih efisien.
Dengan tren kinerja yang terus meningkat, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan menargetkan penguatan kapasitas layanan dan peningkatan kualitas operasional untuk memperkokoh posisinya sebagai simpul logistik utama di Kepulauan Bangka Belitung sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Ali Masduki