Jumat, 19 Jun 2026 12:23 WIB

2 Waduk Meluap, Ratusan Hektar Sawah di Lamongan Terendam Banjir

Foto: Sejumlah petugas saat melakukan assesmen lapangan di lokasi banjir akibat luapan Waduk Prijetan Kedungpring, Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Sejumlah petugas saat melakukan assesmen lapangan di lokasi banjir akibat luapan Waduk Prijetan Kedungpring, Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Curah hujan tinggi di Kabupaten Lamongan dalam 3 hari terakhir membuat sejumlah waduk meluap dan mengakibatkan banjir.

Seperti yang tampak di wilayah Lamongan selatan, pada Senin (8/12/2025) hujan lebat membuat Waduk Prijetan meluap dan merendam ratusan hektar area persawahan di Kecamatan Kedungpring dan Modo.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Hal yang sama juga terjadi di Waduk Rancang, Desa Rancangkencono, Kecamatan/Kabupaten Lamogan, pada Rabu (10/12/2025) debit air hujan meluap hingga menggenangi lahan pertanian warga setempat.

Kepala BPBD Lamongan, Naim mebeberkan bahwa upaya penanganan sudah dilakukan termasuk pengiriman bantuan logistik ke titik lokasi banjir.

"Dari dua titik lokasi banjir, area Waduk Prijetan dan Waduj Rancang merendam persawahan dan sebagian akses jalan. Rumah dan pemukiman masih relatif aman," ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Laporan terakhir, sebanyak 275 hektar lahan pertanian terdampak, dengan tanaman padi berusia 2-3 minggu terendam air di Kecamatan Kedungpring dan Modo.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Sementara di Desa Rancangkencono, Kecamatan/Kabupaten Lamongan banjir menerjang kurang lebih 70 hektar diusia 10 hari setelah tanam (HTM), milik sawah warga setempat," tuturnya.

Terpisah, Camat Modo Anang Budi Santoso berharap agar air bisa segera surut dan lahan dapat segera direhabilitasi kembali.

"Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan," imbuhnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Upaya terus dilakukan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan melakukan kajian cepat.

BPBD Lamongan mengirimkan logistik berupa terpal, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, dan glangsing. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Lamongan menyediakan bongkotan dan gedek guling untuk membantu penanganan banjir.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.