Rabu, 10 Jun 2026 12:02 WIB

Soal Penghargaan Abal-abal PBB, Ini Penjelasan Polda Jatim

 Ipda Rochmat dan Kombes Pol Frans Barung Mangera saat di Polda Jatim (Arry Saputra/jatimnow.com)
Ipda Rochmat dan Kombes Pol Frans Barung Mangera saat di Polda Jatim (Arry Saputra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polda Jatim memberikan penjelasan atas kasus penghargaan abal-abal yang diklaim dari UNIC PBB untuk Ipda Rochmat Tri Marwoto, perwira pertama (Pama) Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, akan segera mengklarifikasi kasus tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Borong Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda

"Akan segera kami klarifikasi," katanya kepada jatimnow.com melalui sambungan telepon, Kamis (18/10/2018).

Ia mengaku tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apalagi jika nanti ada laporan dari UNIC.

"Tentu kami proses sesuai aturan, jika memang ada laporan resmi. Saat ini kami kroscek terlebih dahulu," ujarnya.

Sementara, Kombes pol Barung menegaskan ada atau tidak penghargaan sebenarnya tidak mengubah kebiasaan Ipda Rochmat.

"Tidak ada yang berubah. Ipda Rochmat tetap menghidupi anak asuhnya yang berjumlah 79. Dan itu merupakan bentuk tanggungjawab kami," terangnya.

Sebelumnya, Ipda Rochmat Tri Marwoto mendapat penghargaan yang diklaim dari United Nations (PBB) oleh Leodewyk Pasulatan, Senin (15/10/2018) lalu. Penghargaan tersebut ternyata abal-abal.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

Ipda Rochmat mengaku ditelepon oleh perwakilan UNICEF PBB di Jawa bernama Arie Rukmantara.

"Kemarin saya ditelepon. Pak Arief meluruskan bahwa Unicef tidak mengeluarkan apapun," ujarnya.

Dalam penjelasan ditelepon, UNICEF tidak terlibat sama sekali dengan kegiatan tersebut dan tidak pernah ada dalam agenda kerja UNICEF.

Selain itu, biasanya dalam kegiatan UNICEF selalu ada pendampingan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Bappeda selaku tuan rumah di tempat diselenggarakannya acara.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Ipda Rochmat menjelaskan, tidak tahu bahwa orang yang mengaku sebagai perwakilan dari UNICEF dan menyerahkan penghargaan kepadanya, bukan staf PBB, serta bukan mewakili organisasi PBB secara resmi.

Menurutnya, ia tidak menyangka ada orang berani mengatasnamakan PBB yang tega menipu dirinya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.