Rabu, 17 Jun 2026 02:06 WIB

Komdigi Ajak Publik Dukung Sinergi Digitalisasi Potensi Desa melalui KDKMP

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Nov 2025 16:01 WIB
Media Briefing Diksi (Diskusi Redaksi) bertema Koperasi Desa Merah Putih: Strategi dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi di Surabaya (foto: Komdigi for jatimnow.com)
Media Briefing Diksi (Diskusi Redaksi) bertema Koperasi Desa Merah Putih: Strategi dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi di Surabaya (foto: Komdigi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. 

Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan capaian yang menonjol, dengan 8.494 KDKMP yang telah terbentuk dan menunjukkan kinerja usaha positif. 

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

“Jawa Timur memperoleh capaian tercepat 100 persen pertama di antara semua provinsi di Indonesia. Ini adalah bukti semangat gotong royong ekonomi rakyat bahwa kekuatan ekonomi kita tumbuh dari bawah, dari desa, masyarakat melalui koperasi sebagai wadah kemandirian ekonomi dan solidaritas sosial,” ucap Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani pada sambutan pembuka acara Media Briefing Diksi (Diskusi Redaksi) bertema Koperasi Desa Merah Putih: Strategi dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi, Kamis (27/11/2025).

Di era digital, peluang untuk memperkenalkan potensi desa melalui koperasi semakin terbuka lebar. Selain peningkatan literasi digital sumber daya manusia, peran publik dan media juga penting dalam menyebarkan informasi tentang transformasi digital tengah menjadi prioritas pemerintah. 

Kegiatan Media Briefing Diksi ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha KDKMP, serta media dalam menghadirkan informasi positif tentang ekonomi kerakyatan.

Kehadiran KDKMP hingga saat ini terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya. Tujuan utamanya, untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui potensi desa secara gotong royong. 

Hadir secara virtual, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Koperasi, Henny Navilah, menyampaikan bahwa saat ini pengembangan KDKMP telah memasuki fase kedua sesuai Inpres 17 Tahun 2025.

“Etape kedua ini fokus kepada proses pembangunan fisik gerai pergudangan koperasi KDKMP sekaligus kelengkapannya,” jelas Henny.

Baca Juga: BEM Kediri Raya Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Tahap lanjut KDKMP ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi koperasi bagi masyarakat desa. Terlebih, saat ini sekitar 82.577 KDKMP telah berbadan hukum dan lebih dari 1,2 juta warga desa sudah menjadi anggota KDKMP.

“Dengan adanya KDKMP, setiap anggota dan masyarakat dituntut untuk bisa mengidentifikasi kebutuhan dan potensi desa, hal yang mungkin selama ini lepas dari kesadaran setiap warga desa,” tambah Henny.

Keberagaman lanskap dan budaya di Indonesia, tentunya memiliki pengaruh terhadap ragam potensi yang dimiliki desa. Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Nanang Abu Hamid, menyebut bahwa potensi tersebut bisa datang dari keunikan dan program yang telah berjalan.

“Sudah ada teman-teman KDMP yang menyuplai SPPG [Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi] di Gresik, Pamekasan, dan Pacitan, lalu ada juga yang berbasis wisata di Jember, dan mengembangkan Kampung Inggris,” jelas Nanang. Bahkan, di Kota Madiun, KKMP melaksanakan fungsi laundry sampah guna mendukung kebijakan daerah zero waste.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Meski begitu, praktik baik KDKMP tidak dapat berjalan sendiri. Penguatan sumber daya manusia dan literasi digital harus berjalan beriringan. 

Sementara Ketua Tim Kerja Kemitraan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa terdapat Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang mendukung digitalisasi warga desa dan anggota koperasi. 

“Di Jawa Timur terdapat 707 dari 1.119 KIM yang terdaftar sebagai anggota KDKMP. Perannya, sebagai penggerak literasi digital, fasilitator pemasaran digital, dan penguat ekosistem komunikasi koperasi desa,” jelas Eko.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.