Sabtu, 06 Jun 2026 10:01 WIB

Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Nganjuk. (Foto: Pemkab Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Nganjuk. (Foto: Pemkab Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). Dalam kesempatan itu, Cak Ipin berharap KDKMP dapat berjalan sesuai harapan Presiden Prabowo dan menjadi implementasi Pasal 33 UUD 1945.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo berharap keberadaan KDKMP dan program MBG dapat membangkitkan perekonomian rakyat. Meski tidak menampik masih adanya berbagai persoalan dalam pelaksanaannya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

“Semoga seperti yang diharapkan oleh Pak Prabowo. Ini bisa mengamalkan Pasal 33, di mana ekonomi Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan,” kata Bupati Trenggalek.

“Jadi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bagaimana memanfaatkan kemampuan yang dimiliki bangsa kita untuk menggerakkan ekonomi di tingkat desa atau kelurahan,” tambah kepala daerah yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum APKASI itu.

Awalnya, sekitar 1.300 KDKMP direncanakan diresmikan operasionalnya dalam acara tersebut. Namun, angka 1.061 dipilih karena disebut sesuai dengan angka kesukaan Presiden Prabowo, yakni angka delapan. Menurut Presiden Prabowo, saat ini terdapat sekitar 9.000 bangunan KDKMP yang telah selesai dibangun. Pada Agustus mendatang, sebanyak 30 ribu KDKMP ditargetkan mulai beroperasi.

Selain menyediakan sembako dan komoditas lainnya, KDKMP juga akan menyalurkan kredit murah kepada masyarakat. Gerai khusus untuk penyaluran kredit murah itu juga akan disediakan. Kredit PNM yang sebelumnya berbunga 24 persen diinstruksikan turun menjadi di bawah 10 persen dan kini diputuskan menjadi 8 persen.

Baca Juga: Mbak Vinanda: KKMP Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan di Tingkat Kelurahan

“Ini program bersejarah bagi bangsa kita. Kalau kita cari negara yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi, itu tidak ada. Apalagi secara fisik gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, perangkatnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada. Ada truk, pikap, dan kendaraan roda tiga,” kata Presiden ke-8 RI itu.

Prabowo berharap keberadaan KDKMP dapat memperkuat Program MBG karena program strategis tersebut mampu menyerap hasil produksi masyarakat. Selain itu, perangkat yang dimiliki KDKMP diharapkan dapat memangkas jalur distribusi.

KDKMP juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan kemajuan desa. Di dalamnya tersedia sembako, termasuk barang bersubsidi, penyaluran tabung gas, pupuk subsidi dan pupuk murah, layanan logistik bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, penyerapan hasil panen petani, hingga penyediaan obat murah.

Baca Juga: 1.061 Koperasi Merah Putih Beroperasi, Prabowo: Ada Sembako hingga Kredit Murah

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyinggung keberhasilan swasembada pangan yang menurutnya semula ditargetkan tercapai dalam empat tahun, tetapi berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun. Menurut Prabowo, capaian tersebut sangat luar biasa karena swasembada pangan akan membuat Indonesia mampu menghadapi berbagai krisis global.

“Pangan adalah masalah hidup dan mati suatu bangsa. Saya tidak akan memandang pangan sebagai komoditas karena pangan adalah survival suatu bangsa. Survival bangsa bukan perkara murahnya komoditas, tetapi ada atau tidaknya pangan itu, sehingga kita bisa lebih siap menghadapi krisis apa pun,” lanjutnya.

Presiden Prabowo juga menyinggung aset kedaulatan bangsa yang dimiliki Indonesia saat ini. Menurutnya, Indonesia berada di posisi kelima dunia dan aset yang dikelola Danantara mencapai 1.000 triliun dolar AS.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.