Kamis, 18 Jun 2026 05:49 WIB

Siswa Mojokerto Terkejut, Ada Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan Sendiri

Beberapa siswa dan guru mencoba menguji sampel Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mereka bawa sendiri. (Foto:Ecoton for JatimNow.com)
Beberapa siswa dan guru mencoba menguji sampel Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mereka bawa sendiri. (Foto:Ecoton for JatimNow.com)

jatimnow.com - Isu polusi mikroplastik yang selama ini dianggap jauh, ternyata sudah sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, bahkan telah mengancam generasi mendatang.

Realitas itu terungkap dramatis dalam Festival Pameran Seni di Taman Bahari Kota Mojokerto melalui instalasi edukatif dari Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) Foundation, Rabu (21/11).

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Ecoton menghadirkan dua instalasi yang mencuri perhatian, yaitu “Kran Plastik” yang memvisualisasikan banjir sampah plastik, dan yang paling mengiris hati: Akuarium Bayi Terkontaminasi Mikroplastik. Akuarium ini disimbolkan sebagai representasi ancaman polusi yang sudah masuk ke rantai makanan dan berpotensi diwariskan ke janin.

Rombongan pelajar dari SMPN 8 Kota Mojokerto menjadi salah satu yang paling antusias mengikuti sesi edukasi Ecoton. Para siswa mendapatkan pengalaman langsung melihat mikroplastik menggunakan mikroskop portable stereo dari sampel air hujan.

Menurut Alaika Rahmatullah, Divisi Edukasi Ecoton, pameran ini bertujuan mengubah perilaku masyarakat terhadap plastik sekali pakai.

“Mikroplastik ini telah masuk ke dalam rantai makanan, air hujan, bahkan di air minum yang kita konsumsi setiap hari. Melalui pameran ini kita mengajak semua pelajar untuk bisa mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, demi menjaga air hujan, dan air minum kita tetap sehat dan bersih,” ujar Alaika.

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

Sesi paling menarik terjadi ketika beberapa siswa dan guru mencoba menguji sampel Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mereka bawa sendiri. Hasilnya, mikroplastik berbentuk filamen tipis transparan terlihat jelas di bawah lensa mikroskop.

Pengamatan langsung ini memberikan kejutan besar bagi para peserta, termasuk guru pendamping. Rama, salah satu Guru dari SMPN 8 yang ikut menguji sampel, mengaku terkejut melihat kenyataan bahwa air yang dikonsumsi siswa sehari-hari mengandung serpihan plastik.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

“Saya kira air kemasan itu aman, tapi ternyata ada mikroplastiknya yang berbentuk seperti serpihan plastik transparan. Jadi ternyata mikroplastik itu benar-benar dekat banget dengan kita,” ungkap Rama, menegaskan betapa mendesaknya isu polusi ini.

Melalui pendekatan visual dan interaktif, Ecoton berhasil membuat siswa menyadari bahwa polusi plastik bukan hanya masalah lingkungan semata, tetapi telah menjadi isu serius yang menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlangsungan generasi.

Ecoton berharap, kolaborasi lintas sektor seperti pameran seni ini dapat memperluas kesadaran publik, khususnya masyarakat Mojokerto, untuk lebih kritis terhadap kualitas lingkungan, terutama sungai sebagai sumber utama air bersih.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.