Sabtu, 06 Jun 2026 08:05 WIB

Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Ecoton dan siswa SMPN 58 Surabaya melakukan penelitian di Kali Tebu, kawasan Platuk Donomulyo Surabaya. (Foto: Ecoton for jatimnow.com)
Ecoton dan siswa SMPN 58 Surabaya melakukan penelitian di Kali Tebu, kawasan Platuk Donomulyo Surabaya. (Foto: Ecoton for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Ancaman zat berbahaya tak kasat mata nyata adanya di sekitar lingkungan sekolah kawasan Kenjeran. Puluhan pelajar SMPN 58 Surabaya menemukan rekam jejak mikroplastik yang mengotori aliran air hingga udara di sekitar Kali Tebu, kawasan Platuk Donomulyo.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Kenyataan pahit tersebut terungkap saat 50 siswa kader lingkungan melakukan uji laboratorium lapangan bersama Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) serta Bumbi, Selasa (19/5/2026). Melalui program Mission on Zero Plastic Leakage (MOZAIK), mereka memeriksa rantai pasokan air dan kualitas udara ambient.

Hasil uji laboratorium sungguh mengejutkan. Pada setiap 10 liter sampel air yang diambil langsung dari aliran Kali Tebu, melekat 19 partikel mikroplastik. Sebaran polutan tersebut didominasi oleh 12 partikel berbentuk benang (fiber), 2 remahan tipis (filamen), serta 5 potongan keras (fragmen).

Kondisi udara dan air bersih warga pun tidak luput dari paparan. Pengujian air keran sekolah mendeteksi masing-masing dua partikel filamen dan fiber.

Sementara itu, metode tangkap udara (passive sampling) selama dua jam mengonfirmasi adanya enam partikel fiber di area sekolah, dan delapan partikel campuran di atmosfer luar dekat bantaran sungai. Bahkan, lembaran daun mangga di halaman kelas sudah ditempeli delapan partikel fiber.

Perwakilan Ecoton, Alaika Rahmatullah, mengungkapkan bahwa beban lingkungan di kawasan tersebut sudah di ambang batas. Saban hari, tim patroli sungai harus mengevakuasi rata-rata satu ton sampah dari badan air Kali Tebu.

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

"Jenis buangan yang paling mendominasi adalah sisa kemasan plastik, popok bayi, dan styrofoam. Limbah padat yang tertimbun lama itu hancur menjadi partikel super kecil, lalu masuk ke tubuh warga melalui air bersih, pernapasan, serta rantai makanan," ujar Alaika saat mendampingi praktik lapangan siswa.

Sifat mikroplastik yang persisten berpotensi memicu konsekuensi fatal jangka panjang bagi kesehatan masyarakat setempat. Paparan terus-menerus bisa mengacaukan sistem hormon, memicu peradangan jaringan tubuh, menurunkan tingkat kesuburan reproduksi, hingga meningkatkan risiko sel kanker.

"Kami bergerak cepat membangun benteng kesadaran anak-anak agar memutus ketergantungan pada kemasan sekali pakai sejak dini. Kami juga mendorong pihak sekolah mengadopsi area sungai terdekat demi menjaga kelestariannya," tambahnya.

Baca Juga: Wadah Organik dan Refill Jadi Solusi Saat Harga Plastik Melambung

Langkah riil langsung diambil oleh pihak pendidik. Guru SMPN 58 Surabaya, Ika Karyanti menyatakan, fakta empiris dari hasil penelitian mandiri siswa ini menjadi modal kuat untuk merombak regulasi internal sekolah.

"Kami berharap data lapangan Kali Tebu mampu membuka mata anak-anak. Edukasi harus berubah menjadi aksi konkret, baik di sekolah maupun rumah. Target kami jelas, membentuk ekosistem minim sampah yang selaras dengan visi lingkungan sekolah," tegas Ika.

Sebagai langkah awal transisi gaya hidup bersih, agenda sosialisasi ini juga diisi dengan pembagian pembalut kain guna ulang (reusable menstrual pads) kepada para siswi guna menekan sumbangan limbah domestik harian.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.