Jumat, 19 Jun 2026 11:44 WIB

Madas Jatim Dukung Kebijakan Menkeu Purbaya Tangani Rokok Ilegal

  • Penulis :
  • | Jumat, 07 Nov 2025 14:03 WIB
Ketua DPD Madas Jatim Nurul Hidayat (foto: Nurul Hidayat for jatimnow.com)
Ketua DPD Madas Jatim Nurul Hidayat (foto: Nurul Hidayat for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Madura Asli (Madas) Jawa Timur, Nurul Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Menteri Keuangan RI, Purbaya, dalam menangani persoalan rokok ilegal di Indonesia. 

Ia menilai pendekatan baru tersebut lebih solutif dan berpihak pada rakyat kecil, khususnya petani tembakau dan pengusaha rokok skala kecil-menengah.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Menurut dia, selama ini penanganan rokok ilegal cenderung berfokus pada penindakan hukum semata, tanpa menyentuh akar persoalan yang dihadapi pelaku usaha dan petani.

"Langkah Pak Purbaya patut diapresiasi. Beliau tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga memperhatikan kesejahteraan rakyat. Ini kebijakan yang memberi jalan keluar, bukan menambah beban,” tegasnya.

Nurul Hidayat menyoroti bahwa kebijakan lama dari aparat Bea Cukai dan kepolisian sering kali menimbulkan keresahan. 

Penangkapan dan penahanan terhadap pelaku usaha rokok kecil dianggap merugikan banyak pihak, termasuk petani tembakau yang menggantungkan hidup pada industri tersebut.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Negara seharusnya hadir memberi solusi, bukan sekadar menghukum,” ujarnya.

Ia menyebut pendekatan Menteri Keuangan saat ini jauh lebih konstruktif dan realistis. Selain menertibkan industri rokok, kebijakan tersebut juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan penerimaan negara melalui jalur resmi.

"Kebijakan ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berkontribusi secara legal kepada negara. Ini langkah cerdas dan berkeadilan,” tambahnya.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Sebagai wilayah penghasil tembakau, Madura disebut sangat diuntungkan dengan kebijakan ini. Petani kembali bersemangat menanam, pengusaha rokok bisa berproduksi tanpa rasa takut, dan negara tetap memperoleh pemasukan.

"Inilah keseimbangan yang selama ini kami tunggu,” pungkas Nurul Hidayat.

Dengan sikap tegas dan apresiatif, Madas Jawa Timur menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat kecil, selama dijalankan dengan prinsip keadilan, kesejahteraan, dan keberpihakan terhadap ekonomi daerah.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.