Jumat, 19 Jun 2026 13:26 WIB

Pasca Kejadian Keracunan, MBG di SMAN 2 Lamongan Dihentikan Sementara

Foto: Situasi SMAN 2 Lamongan pasca insiden keracunan (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Situasi SMAN 2 Lamongan pasca insiden keracunan (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Lamongan dihentikan sementara waktu setelah insiden keracunan siswa.

Hal ini dikonfirmasi Kepala Sekolah SMAN 2 Lamongan, Sofyan Hadi. Pihaknya menyebut bahwa suplai MBG untuk sementara waktu dihentikan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Untuk hari ini (MBG) sementara berhenti dulu sampai menunggu hasil sampelnya, Insyaallah minggu depan sudah mulai lagi," ungkap Sofyan, Kamis (18/9/2025).

Dari pantauan belasan siswa yang mengalami gejala keracunan berangsur membaik dan mulai dipulangkan.

Terkait adanya indikasi makanan tidak layak atau basi, Sofyan membantah hal tersebut. Menurutnya selama program MBG di SMAN 2 Lamongan berjalan menu makanan selalu bersih dan layak dikonsumsi.

"Insyaallah tidak, saya tanya anak-anak kemarin untuk makanan (MBG) itu bagus semua," bebernya.

Baca Juga: Puji Program MBG, Bupati Jember: Bukan Sekadar Pemenuhan Gizi

Lebih lanjut, Sofyan mengimbau untuk para siswa menjaga kesehatan misalnya sebelum makan cuci tangan dengan sabun di air mengalir.

"Untuk anak-anak agar lebih menjaga kebersihan, contohnya mencuci tangan sebelum makan," ujarnya.

Sofyan menegaskan bahwa lingkungan sekolah SMAN 2 Lamongan selama ini bersih dan sehat. Meski demikian, Ia juga akan menunggu hasil uji laboratorium sampel air dan makanan kantin.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Tadi Dinkes ambil sambel air dan makanan, kami menunggu perkembangan dari hasil uji laboratorium terkait insiden keracunan siswa," urainya.

Sebelumnya, Belasan siswa SMAN 2 Lamongan mendadak mengalami gejala keracunan, mual dan pusing. Diduga penyebab keracunan ini adalah menu MBG yang dikonsumsi siswa.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.