Jumat, 19 Jun 2026 11:25 WIB

PTPN I Regional 5 Gelontorkan Rp200 Juta untuk Irigasi, Petani Blitar Sumringah

Penyerahan bantuan senilai Rp200 juta untuk pembangunan saluran irigasi tersier petani Blitar. (Foto: PTPN for JatimNow.com)
Penyerahan bantuan senilai Rp200 juta untuk pembangunan saluran irigasi tersier petani Blitar. (Foto: PTPN for JatimNow.com)

jatimnow.com - Kabar gembira datang dari Blitar! PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan memberikan bantuan senilai Rp200 juta untuk pembangunan saluran irigasi tersier.

Bantuan itu ditujukan kepada Kelompok Tani Sinar Mulya 2 yang beranggotakan 46 petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Saluran irigasi sepanjang 900 meter ini diharapkan menjadi solusi atas masalah klasik: air yang sulit diakses.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Penyerahan bantuan dilakukan dengan penuh keakraban oleh Region Head PTPN I Regional 5, Winarto, kepada Suswantoro, Ketua Kelompok Tani Sinar Mulya 2. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Banjarsari, Bambang Sutejo, serta perwakilan dari Kecamatan Selorejo, dan seluruh anggota kelompok tani. Suasana penuh harapan terpancar dari wajah para petani yang hadir.

Winarto menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata dukungan PTPN I Regional 5 kepada petani lokal.

“Bantuan sarana irigasi ini kami salurkan sebagai upaya untuk memperkuat sektor pertanian di daerah ini. Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Winarto juga menambahkan bahwa program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 6 dari Kementerian BUMN, yang berfokus pada akses sanitasi layak dan air bersih.

“Ketersediaan air yang memadai adalah salah satu kunci utama bagi keberhasilan pertanian. Karena itu, kami berharap saluran irigasi ini bisa menjadi solusi langsung atas kebutuhan petani,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Winarto menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan agenda ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Ketahanan pangan nasional akan lebih kuat jika petani memiliki sarana produksi yang memadai. Kami berharap bantuan ini dapat mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Bambang Sutejo, Kepala Desa Banjarsari, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi PTPN I Regional 5.

"Kami sangat berterima kasih, bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kami, khususnya para petani. Ketersediaan air di tempat kami sangat banyak namun belum ada saluran air yang memadai. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ucap Bambang.

Ketua Kelompok Tani Sinar Mulya 2, Suswantoro, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengapresiasi bantuan ini karena sangat membantu kelompok tani kami dalam mengelola lahan secara lebih efektif. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan hasil panen dan membawa dampak baik bagi seluruh anggota,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Curah Nongko Jember Nikmati Listrik dari PTPN I Regional 5

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui PTPN I Regional 5.

Program ini mendukung sektor pertanian dan pengelolaan air sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan.

Blitar, sebagai salah satu sentra pertanian di Jawa Timur, diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitasnya berkat bantuan ini.

PTPN I Regional 5 berharap bahwa bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi mendorong perkembangan pertanian yang merata dan berkelanjutan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.