PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor
- Penulis : Ali Masduki
- | Jumat, 05 Jun 2026 08:44 WIB
jatimnow.com - PTPN I Regional 5 memperluas areal tanam tembakau di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dari sebelumnya 25 hektare menjadi 50 hektare pada musim tanam 2026.
Bersamaan dengan itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan 38 titik sumur bor dan tujuh unit mesin pompa air untuk mendukung kebutuhan irigasi petani di tujuh desa.
Baca Juga: PTPN I Regional 5 Salurkan 101 Hewan Kurban di Jatim
Program tersebut ditandai dengan kegiatan tanam perdana tembakau di Kecamatan Kebonarum, Klaten, yang dipimpin Region Head PTPN I Regional 5 Subagiyo bersama jajaran manajemen, kepala desa, tokoh masyarakat, dan kelompok tani penerima manfaat.
Subagiyo mengatakan perluasan lahan menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali komoditas tembakau Klaten yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Tanam perdana tahun ini menjadi momentum penting bagi pengembangan tembakau Klaten. Dengan peningkatan luas tanam dari 25 hektare menjadi 50 hektare, kami optimistis komoditas ini dapat terus berkembang, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada musim tanam tahun ini, perusahaan mengembangkan tembakau Besuki Na-Oogst yang ditanam di bawah naungan (TBN).
Komoditas tersebut selama ini menjadi salah satu andalan ekspor perusahaan dengan pasar utama Amerika Serikat dan Eropa, terutama untuk kebutuhan industri cerutu premium.
PTPN I Regional 5 menargetkan produktivitas mencapai 1.700 kilogram per hektare. Masa budidaya berlangsung sekitar tujuh bulan dengan satu kali panen dalam setahun.
Perusahaan mengakui budidaya tembakau masih menghadapi tantangan berupa cuaca yang tidak menentu serta keterbatasan tenaga kerja di lapangan.
Untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen, sejumlah langkah dilakukan mulai dari pengaturan naungan, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan berimbang hingga pengelolaan air yang lebih optimal.
Baca Juga: TPS Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Mitra
Selain mengembangkan sektor perkebunan, perusahaan juga memperkuat dukungan terhadap masyarakat sekitar melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan senilai Rp99,9 juta disalurkan dalam bentuk 38 titik sumur bor dan tujuh unit mesin pompa air yang tersebar di Desa Towangsan, Sukorejo, Jetis, Pluneng, Nglinggi, Manjung, dan Karanglo.
Ketua kelompok tani penerima manfaat dari Desa Sukorejo, Dalino, menyebut bantuan tersebut sangat membantu petani menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau.
“Bantuan sumur bor dan mesin pompa air sangat membantu petani yang selama ini kesulitan memperoleh akses air untuk lahan pertanian. Kami berharap program tanam tembakau PTPN I berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Kepala Bagian Sekretariat dan Umum PTPN I Regional 5 Reggy Irawan Setiyobudi menambahkan bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian sehingga petani dapat menambah frekuensi tanam hingga dua kali dalam setahun.
Baca Juga: Optimis Menanam, Petani Bondowoso Minta Perlindungan Regulasi Tembakau
Program TJSL tersebut dijalankan dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV) atau penciptaan nilai bersama antara perusahaan dan masyarakat.
Berdasarkan evaluasi internal, program mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 16,19, jauh melampaui target perusahaan yang ditetapkan pada angka 3.
PTPN I Regional 5 menilai keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh capaian produksi, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami berharap perluasan areal tanam tembakau di Kebonarum dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar, membuka lapangan kerja, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutup Subagiyo.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-85046-ptpn-i-regional-5-gandakan-lahan-tembakau-klaten-bangun-38-sumur-bor