Senin, 22 Jun 2026 12:30 WIB

LPBI NU Jatim Perkuat Jaringan Penanggulangan Bencana dengan Inovasi Zona Kerja

Pengurus LPBI PWNU Jatim dan perwakilan Pengurus Cabang (PC) se-Jawa Timur, usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (09/8/2025). Foto: LPBI PWNU for JatimNow.com
Pengurus LPBI PWNU Jatim dan perwakilan Pengurus Cabang (PC) se-Jawa Timur, usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (09/8/2025). Foto: LPBI PWNU for JatimNow.com

jatimnow.com - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, memperkuat komitmennya dalam penanggulangan bencana dengan strategi baru. Yakni dengan empat zona kerja penanggulangan bencana.

Ketua LPBI NU Jawa Timur, Syaiful Amin, mengatakan inovasi tersebut menjadi inti dari Gerakan AMAL (Aksi Mitigasi dan Adaptasi Lingkungan), program utama LPBI NU Jawa Timur ke depan.

Baca Juga: Pakar Sebut Akuakultur Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Iklim

"Gerakan AMAL akan menjadi kerangka besar program kami," katanya usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (09/8/2025). Pertemuan ini dihadiri pengurus LPBI PWNU Jatim dan perwakilan Pengurus Cabang (PC) se-Jawa Timur.

Syaiful Amin menuturkan, sinergi antar PC sangat krusial untuk mengatasi kesenjangan kapasitas penanggulangan bencana di berbagai daerah.

Sistem zona kerja dalam program Rumah Siaga LPBI NU Jatim dirancang untuk meningkatkan efisiensi. Dengan pembagian wilayah yang lebih terstruktur, koordinasi antar cabang lebih mudah, kapasitas PC ditingkatkan, dan bantuan bisa disalurkan lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Cara Unik Tempat Nongkrong Surabaya Ajak Gen Z Peduli Isu Lingkungan

"Sistem zona akan membuat pelatihan dan aksi berbasis wilayah lebih efektif," jelas Syaiful Amin. Program peningkatan kapasitas akan meliputi pelatihan dan aksi nyata pada tahap pra-bencana, tanggap darurat, dan pasca-bencana.

LPBI NU Jawa Timur juga akan memperkuat kemitraan dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi, terutama di bidang manajemen bencana dan pengelolaan lingkungan.

Rakorwil yang dibuka Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Prof. H. Suparto Wijoyo. Guru Besar Hukum Lingkungan Universitas Airlangga itu memberikan arahan terkait tantangan lingkungan dan perubahan iklim di Jawa Timur.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

"NU memiliki landasan nilai dan kapasitas untuk menghadapi tantangan bencana dan isu lingkungan. Gagasan-gagasan modern dalam penanggulangan bencana sebenarnya sudah tertanam dalam ajaran dan tradisi NU sejak lama," terangnya.

Hasil Rakorwil akan segera diimplementasikan dengan dukungan dan fasilitasi kegiatan di tingkat cabang. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen nyata LPBI NU Jawa Timur dalam membangun kesiapsiagaan bencana dan menjaga kelestarian lingkungan di Jawa Timur.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.