Jumat, 19 Jun 2026 03:05 WIB

Bupati Tulungagung Bagikan Sayur dan Buah Dalam Gerakan Pangan Murah

  • Penulis :
  • | Kamis, 07 Agu 2025 08:27 WIB
Foto: Bupati Tulunagung Gatut Sunu Wibowo saat membagikan sayur ke warga (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Tulunagung Gatut Sunu Wibowo saat membagikan sayur ke warga (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membagikan sayuran dan buah-buahan pada pengunjung Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan. Pembagian sayuran dan buah gratis ini dilakukan di stand Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung.

Gerakan Pangan Murah ini berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (6/8) sampai Sabtu (9/8) mendatang. Selain mempromosikan produk unggulan tiap kecamatan, kegiatan ini juga dilakukan guna menekan laju inflasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Gatut Sunu mengatakan masyarakat bisa membeli ragam kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan data, inflasi bulan Juli tahun 2025 di Tulungagung secara years to years tercatat 2,85 persen. Meningkat dari bulan yang sama pada tahun lalu, yakni sebesar 2,18 persen.

“Peningkatan inflasi ini akibat kenaikan harga makanan, minuman dan tembakau. Harga pangan lebih tinggi dari harga pada umumnya,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).

Mantan Wakil Bupati Tulungagung ini berharap dengan diselenggarakannya Gerakan Pangan Murah, ketahanan pangan di Tulungagung meningkat. Begitu pun dengan daya beli masyarakat. Penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah juga merupakan upaya yang tepat dalam menjaga kestabilan harga pangan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Ini Langkah yang tepat untuk menjaga kestabilan harga pangan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Agus Suswantoro menyebut salah satu bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan adalah beras. Pemerintah sudah melakukan upaya penanganan dengan membagikan bantuan beras dan operasi pasar.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Agus juga menerangkan selain untuk menjaga stabilitas harga, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong konsumsi pangan lokal dan sehat. Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan dari hulu ke hilir, tambahnya.

"Distribusi pangan harus merata, harga terkendali, dan masyarakat terbantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.