Jumat, 19 Jun 2026 09:36 WIB

Kasus Bayi Dikubur Ibunya di Tulungagung, Ini Fakta Baru yang Terungkap

  • Penulis :
  • | Selasa, 05 Agu 2025 11:00 WIB
Foto : Jenazah bayi usai dilakukan autopsi (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : Jenazah bayi usai dilakukan autopsi (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Sejumlah fakta baru terungkap dalam kasus bayi yang dikubur oleh ibunya di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. MA (23) yang merupakan ibu bayi berjenis kelamin laki-laki ini ternyata hidup sebatang kara. Sejak usia 3 tahun MA tinggal bersama neneknya. Ibunya dikabarkan tinggal di Bali dan ayahnya tidak diketahui keberadannya. Bayi tersebut hasil hubungan dengan kekasihnya yang kini sudah putus.

Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi mengatakan berdasarkan hasil autopsi diketahui bayi yang dilahirkan Selasa (29/7/2025) ini memiliki panjang 55 cm dan berat 2,8 Kg. Usai dilahirkan bayi tersebut masih hidup dan diletakkan di kasur oleh MA. Karena bingung dan tidak tahu cara merawat bayi, MA membelikan susu UHT dan minuman pengganti ion tubuh untuk diberikan kepada bayi.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Saat bayi menangis diteteskan susu tersebut dan minuman pengganti ion tubuh agar bayi tenang dan tidak menangis," ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Setelah susu habis dan MA tidak lagi memiliki uang, setiap kali bayi menangis MA memberikan jari tangannya diletakkan di mulut bayi. Hingga akhirnya pada Rabu (30/7/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB, bayi batuk-batuk dan membuat MA takut ketahuan tetangga. Dalam kondisi panik MA memasukkkan kepala bayi ke dalam ember berisi air selama beberapa detik.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

“Posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Bayinya masih gerak-gerak, si ibu tidak tega dan langsung diangkat, dipeluk, dan saat itu bayi masih bernapas. Tapi selang beberapa saat kemudian bayi tidak lagi bernapas,” tuturnya.

MA kemudian menangis dan meminta maaf kepada bayi naas tersebut. Setelah itu saat subuh, MA menguburkan bayi disamping rumahnya. Usai mengubur bayi, MA membersihkan ceceran darah dan kemudian tertidur. Setelah bangun korban mencoba kembali berjualan es teh namun kondisinya masih lemas.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Hari Sabtu kita mendapat laporan warga dan membongkar kuburan tersebut lalu membawa jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi," ungkapnya.Kasus Bayi Dikubur Ibunya di Tulungagung, Ini Fakta Baru yang Terungkap

Sebelumnya warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu digemparkan dengan temuan jenazah bayi yang dikubur oleh ibunya. Kasus ini terungkap setelah warga curiga dengan perubahan bentuk tubuh sang ibu. Selain itu mereka juga melihat adanya gundukan tanah yang mengeluarkan bau tak sedap di samping rumah ibu. Saat ini kasus tersebut ditangani oleh UPPA Satreskrim Polres Tulungagung.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.