Jumat, 19 Jun 2026 18:37 WIB

Beras Bantuan Pangan di Tulungagung Dijual Kembali Lewat Medsos, Kok Iso?

  • Penulis :
  • | Rabu, 30 Jul 2025 09:12 WIB
Foto: Salah satu unggahan penjualan beras bantuan pangan di medsos (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Salah satu unggahan penjualan beras bantuan pangan di medsos (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Unggahan penjualan beras bantuan pangan di Kabupaten Tulungagung viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut menawarkan pembelian beras bantuan pangan yang baru saja dibagikan oleh Pemkab setempat. Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi. Setiap penerima mendapatkan 20 Kg beras kualitas medium.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyayangkan adanya unggahan tersebut. Meski seusai petunjuk teknis tidak ada larangan menjual kembali beras bantuan pangan ini, namun hal tersebut dirasa kurang pantas. Hal ini dikarenakan beras bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat untuk membantu masyarakat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Mungkin karena di rumah masih ada persediaan beras sehingga menawarkan beras bantuan pangan yang diterimanya untuk dijual, tapi kami sangat menyayangkan sekali adanya aksi penjualan tersebut," ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Total terdapat 80.875 penerima beras bantuan pangan di Tulungagung. Jumlah tersebut tersebar di 257 desa dan 14 kelurahan.
Pihak Bulog menyiapkan 1.600 ton beras untuk program ini. Penyaluran bantuan dilakukan selama 21–28 Juli 2025, dan saat ini sudah 50 persen lebih tersalurkan. Pemerintah berharap program ini dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Lebih baik berasnya dikonsumsi sendiri daripada dijual lagi," tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Agus Suswantoro akan melakukan evaluasi terkait adanya upaya penjualan beras bantuan pangan ini. Mereka melakukan pengecekan ulang terkait data penerima. Hal ini dilakukan guna memastikan program beras bantuan pangan tersebut tepat sasaran.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kita akan lakukan evaluasi terhadap data penerima, kami berharap bantuan beras pangan ini tidak dijual kembali oleh penerima," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.