Senin, 15 Jun 2026 12:18 WIB

Pantai Timur Surabaya Tercekik Sampah Plastik, Mangrove Terancam Punah

Ecoton Foundation bersama komunitas Marapaima menemukan ratusan kilogram sampah plastik yang menjerat akar dan batang pohon mangrove di kawasan pesisir Wonorejo, Surabaya, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: Ecoton for JatimNow.com
Ecoton Foundation bersama komunitas Marapaima menemukan ratusan kilogram sampah plastik yang menjerat akar dan batang pohon mangrove di kawasan pesisir Wonorejo, Surabaya, pada Sabtu (26/7/2025). Foto: Ecoton for JatimNow.com

jatimnow.com - Hari Mangrove Sedunia dan Hari Sungai Nasional diperingati dengan aksi penyelamatan mangrove yang memprihatinkan.

Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton Foundation) bersama komunitas Marapaima menemukan ratusan kilogram sampah plastik yang menjerat akar dan batang pohon mangrove di kawasan pesisir Wonorejo, Surabaya, pada Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Aksi bersih-bersih mangrove Wonorejo yang melibatkan 25 relawan berhasil mengevakuasi 800 kilogram sampah plastik. Kondisi ini mengungkap ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem mangrove di pantai timur Surabaya.

Hasil brand audit sampah yang dilakukan Ecoton menunjukkan dominasi sampah plastik unbrand (kresek, sedotan, styrofoam) sebesar 55%.

Sisanya berasal dari berbagai produsen besar, seperti Unilever (15%), Wings (10%), Indofood (8%), Mayora (7%), dan Garuda Food (5%). Temuan ini menggarisbawahi peran besar produsen dalam permasalahan sampah plastik.

Alaika Rahmatullah, Koordinator Audit Sampah Ecoton, mengungkapkan keprihatinannya. Meskipun plastik yang dapat didaur ulang seperti PET sering terkontaminasi dan dibuang, produksi plastik sekali pakai terus meningkat, sementara infrastruktur daur ulang tak mampu mengimbanginya.

"Daur ulang hanyalah solusi semu tanpa pengurangan konsumsi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Alaika menjelaskan bahwa target pengurangan sampah plastik sebesar 70% sesuai Perpres No. 83/2018 tentang penanganan sampah laut belum tercapai.

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

"Kebocoran sampah dari DAS Brantas menjadi penyebab utama kegagalan ini," tambahnya.

Aksi bersih-bersih di Sumber Mendit, Malang (27/7), yang merupakan kawasan hulu DAS Brantas, juga membuktikan banyaknya sampah plastik yang mengalir ke sungai dan berakhir di pesisir.

Ancaman sampah plastik tidak hanya terbatas pada kerusakan ekosistem mangrove. Meylisa Rheinia Lumintang, Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang, menjelaskan bahaya mikroplastik.

"Mikroplastik telah mencemari rantai makanan laut dan ditemukan dalam tubuh manusia, termasuk darah dan plasenta," kata Meylisa.

Paparan jangka panjang berpotensi menyebabkan gangguan hormon, penurunan kesuburan, dan masalah pada sistem saraf.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Ecoton mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret. Pertama, pembangunan pagar laut untuk mencegah masuknya sampah plastik ke ekosistem pesisir.

Kedua, optimalisasi pengelolaan sampah di hulu, khususnya di sepanjang DAS Brantas. Ketiga, pelarangan plastik sekali pakai seperti kresek, sedotan, styrofoam, dan sachet multilayer.

Keempat, penguatan kolaborasi antara pemerintah, komunitas lokal, dan

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.