Jumat, 19 Jun 2026 00:47 WIB

Sekolah Cikal Bawa Tarian Tradisional Indonesia Promosikan Budaya di Eropa

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Jul 2025 11:50 WIB
Tari Muda-Mudi dari Papua dibawakan dengan penuh semangat dan kebanggaan oleh para siswa. Foto: Dok Sekolah Cikal
Tari Muda-Mudi dari Papua dibawakan dengan penuh semangat dan kebanggaan oleh para siswa. Foto: Dok Sekolah Cikal

jatimnow.com – Sekolah Cikal kembali mengukir prestasi dengan keberhasilan menggelar misi budaya ke Eropa pada 20-30 Juni 2025, menampilkan kekayaan budaya tradisional Indonesia di Austria, Jerman, dan Denmark.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Sekolah Cikal dengan organisasi tari Samakata dan Gema Citra Nusantara yang melibatkan 15 murid terpilih dari tiga kampus Sekolah Cikal, yakni Lebak Bulus, Serpong, dan Amri Setu. 

Baca Juga: Festival Pegon Jember Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Misi budaya ini menampilkan tiga tarian tradisional Indonesia, yakni Tari Giring-Giring dari Kalimantan Tengah, Tari Cerite Kite dari DKI Jakarta, dan Tari Muda-Mudi dari Papua yang dibawakan dengan penuh semangat dan kebanggaan oleh para siswa.

Widya Kristianti, Pendidik sekaligus Koordinator Lapangan Misi Budaya Sekolah Cikal, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menumbuhkan dorongan dalam diri para siswa untuk mempromosikan budaya tradisional Indonesia sebagai warisan budaya tak benda yang sangat berharga.

"Sekolah Cikal memiliki visi menumbuhkan setiap murid menjadi Warga Dunia yang Berdaya Untuk Mewujudkan Masyarakat yang Berkeadilan, Berkelanjutan dan Damai. Misi budaya ini adalah bagian penting untuk mewujudkan visi tersebut," ujar Widya.

Selama perjalanan misi budaya ini, tim Sekolah Cikal tampil dalam berbagai kesempatan di Austria dan Jerman, termasuk kunjungan ke universitas-universitas ternama, serta puncaknya di KBRI Copenhagen, Denmark, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

Acara yang dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Denmark, Ibu Siti Nugraha Mauludiah ini menjadi momen berharga bagi para murid menunjukkan kemampuan mereka sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Baca Juga: Elite Tanpa Kebudayaan, Negara Tanpa Arah

Widya menambahkan bahwa pelaksanaan program misi budaya Sekolah Cikal 2025 telah mencapai targetnya.

"Misi kami untuk mempromosikan budaya Indonesia telah tercapai. Anak-anak tidak hanya menari tetapi juga belajar mengapresiasi budaya kita dan pentingnya mempromosikan budaya, baik dalam forum formal maupun dalam kehidupan sehari-hari," ujar Widya.

Keiko, salah satu delegasi, membagikan pengalamannya yang sangat berkesan. Ia mengaku benar-benar menikmati misi budaya ini dan banyak mendapat pengalaman baru.

Baca Juga: Cara SD Cikal Kemang Kenalkan Agama ke Anak Lewat Mainan Balok

"Tampil di Vienna adalah momen yang paling berkesan karena masyarakat begitu terpesona dengan budaya Indonesia," ucapnya

"Program ini juga menguatkan kesadaran saya akan budaya, kerja sama tim, dan komunikasi," tuturnya.

Keberhasilan misi budaya ini juga membuka harapan agar program serupa dapat terus berlanjut menjadi agenda rutin Sekolah Cikal bagi pengembangan kompetensi dan karakter para murid di seluruh kampus.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.