Rabu, 10 Jun 2026 16:06 WIB

Dampak Kekeringan di Blitar Diperkirakan Lebih Lama

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 09 Okt 2018 14:49 WIB
Warga antre air bersih dari mobil tangki selama kekeringan melanda
Warga antre air bersih dari mobil tangki selama kekeringan melanda

jatimnow.com - Dampak kemarau panjang di Kabupaten Blitar, diprediksi akan berlangsung hingga November mendatang. Perkiraan ini molor dari yang sebelumnya diprediksi pada September lalu.

Hingga kini, ada lima kecamatan meliputi Bakung, Wonotirto, Panggungrejo, Binangun dan Wates masih menjadi wilayah terparah krisis air bersih. Tidak menutup kemungkinan terjadi pembengkakan dana bencana.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Meskipun begitu, Pemkab Blitar menyebut ada dana talangan untuk mengatasi terjadinya pembengkakan dana akibat kemarau panjang.

"Kalau dana bencana, tahun ini kami alokasikan sampai bulan November, sebesar 250 juta rupiah. Kalaupun nanti ada pembengkakan, ada bantuan dari provinsi, dana siap pakai. Dan kalau masih kurang lagi, bisa mengajukan ke BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan, Selasa (09/10/2018).

Kata Heru, selain karena kemarau panjang, penyebab krisis air bersih karena kondisi geografis berupa pegunungan. Jarak air bawah tanah juga cukup jauh.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Hingga kini ada 16 desa yang tercatat kekurangan air bersih. Jumlah ini disebut mengalami penurunan dibanding 2017 lalu dengan kebijakan sumur bor oleh sejumlah OPD.

"Ada OPD perumahan dan pemukiman bisa. Termasuk dari PMI dan Dinas Kesehatan bisa mengebor untuk air bersih," papar Heru.

Ia menambahkan, solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih tiap tahun hanya dengan mengalirkan air bersih. Bila sumur bor bisa terus terealisasi, diperkirakan krisis air bersih di Blitar Selatan bisa teratasi.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

"Ya paling tidak lima tahun mendatang bisa teratasi kalau sumur bor bisa terlaksana," tandasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.