Sabtu, 06 Jun 2026 21:23 WIB

Melihat Lomba Arak-arakan Kambing, Tradisi Unik Idul Adha di Kalitutup Gresik

Lomba arak-arakan kambing di Kalitutup Gresik. (Foto: Diskominfo Gresik/jatimnow.com)
Lomba arak-arakan kambing di Kalitutup Gresik. (Foto: Diskominfo Gresik/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masyarakat Kalitutup, Kelurahan Sukodono, Kecamatan/Kabupaten Gresik, kembali menyelenggarakan tradisi tahunan bertajuk “Culture and Tradition Eid Adha 2025”, Kamis (5/6/3025).

Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, dengan menampilkan lomba arak-arakan kambing kurban yang selalu menjadi daya tarik utama setiap tahunnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Memasuki tahun ketujuh pelaksanaan, tradisi ini secara konsisten diadakan setiap H-1 Idul Adha. Tahun ini, kegiatan berlangsung meriah pada Kamis (5/6/2025). Sejak diinisiasi oleh warga Kalitutup, tradisi ini berkembang menjadi ikon budaya lokal yang dinantikan oleh masyarakat.

Lebih dari 300 peserta ikut ambil bagian dalam parade. Kambing-kambing dihias dengan beragam tema kreatif dan diarak sepanjang rute sejauh satu kilometer, melintasi Jl. KH Hasyim Asy’ari – Jl. Sindujoyo – Jl. Samanhudi – Jl. KH Kholil. Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati jalur arak-arakan, menciptakan suasana semarak penuh kebersamaan.

Selain melestarikan budaya, gelaran ini juga didorong menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya di sektor peternakan kambing. Tahun ini, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik hadir mendukung acara sekaligus menyampaikan pesan penting kepada generasi muda.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Dinas Pertanian mendorong para pemuda untuk melihat sektor peternakan—terutama kambing—sebagai peluang usaha yang potensial, guna mengurangi angka pengangguran serta mendorong kemandirian ekonomi desa.

Plt. Bupati Gresik, Asluchul Alif, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

“Kegiatan seperti ini tidak hanya penting untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi pemicu tumbuhnya sektor peternakan rakyat—khususnya kambing—yang memiliki potensi besar di Gresik. Melalui kreativitas masyarakat, kita bisa melihat bagaimana tradisi mampu menjadi penggerak ekonomi,” ujar Alif.

Lebih dari sekadar hiburan, arak-arakan kambing juga menjadi ajang promosi dan edukasi bagi para peternak lokal. Beberapa peserta berasal dari kelompok peternak yang memanfaatkan momentum Idul Adha untuk memperkenalkan kualitas hewan ternak mereka kepada masyarakat luas.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.