Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Senin, 01 Jun 2026 11:15 WIB
jatimnow.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang sekaligus menjadi hari pamungkas libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah, arus balik penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya pada Senin (1/6/2026) terpantau padat. Ribuan masyarakat memadati stasiun untuk kembali ke kota asal dan bersiap memulai rutinitas kerja maupun pendidikan.
Berdasarkan data terkini KAI Daop 8 Surabaya pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 44.418 pelanggan menggunakan layanan kereta api pada hari terakhir libur panjang. Angka tersebut didominasi arus kedatangan, dengan rincian 18.823 pelanggan berangkat dan 25.595 pelanggan turun di wilayah Daop 8.
Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha 2026, Tol Pandaan-Malang Dilintasi 225 Ribu Kendaraan
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memprediksi jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga Senin malam seiring dengan masih berlangsungnya jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo
"KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, khususnya pada masa mobilitas tinggi seperti libur panjang nasional ini. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu," tegas Mahendro.
Secara kumulatif, selama masa libur panjang yang berlangsung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 284.818 pelanggan. Terdiri dari 143.307 pelanggan berangkat dan 141.511 pelanggan tiba.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Mobilitas Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Tembus 147 Ribu Orang
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau seluruh pelanggan agar selalu memperhatikan jadwal perjalanan dengan saksama. Penumpang disarankan datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta dan selalu waspada dalam menjaga barang bawaan masing-masing selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Editor : Dadang Kurnia