Jumat, 19 Jun 2026 09:55 WIB

DPRD Jatim Dorong Aktivasi Layanan Kesehatan Mental bagi Gen Z di Tingkat Desa

Dialog bersama Women And Youth Development Institute of Indonesia (WYDII). (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Dialog bersama Women And Youth Development Institute of Indonesia (WYDII). (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Anggota DPRD Jawa Timur, Erma Susanti mendorong pemerintah melakukan percepatan dalam mengaktifkan posyandu remaja di tingkat desa. Hal ini bertujuan agar dapat mencapai Indonesi Emas 2045 mendatang.

Hal ini disampaikan Erma saat menggelar dialog masyarakat bersama Women And Youth Development Institute of Indonesia (WYDII), Sabtu (31/5/2025), pekan lalu. Dalam dialog ini mereka membahas tentang advokasi pengadaan posyandu remaja di Jatim.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dialog tersebut juga membahas tentang peningkatan peran pemerintah, keluarga dan masyarakat dalam membangun daya tahan mental remaja.

“Indonesia saat ini tengah surplus demografi, maka harus bisa dimaksimalkan untuk mencetak generasi unggul guna menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Erma Susanti.

Menurut Erma, Generasi Z akan menjadi tulang punggung dan diharapkan mampu membawa Indonesia Emas mendatang. Namun, Gen Z  memiliki kecenderungan rentan terhadap masalah ketahanan mental.

“Fenomenanya banyak Gen Z yang mudah putus asa, tidak tahan banting dan rentan mengalami masalah mental," jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Erma Susanti telah memanggil pihak Rumah Sakit Jiwa Menur. Berdasarkan laporan, sudah banyak remaja yang harus dirawat ke RSJ Menur karena masalah mental.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Apabila banyak Gen Z yang sakit, maka Indonesia akan mengalami kerugian besar dan bisa membuat pupus harapan menuju Indonesia Emas," tuturnya.

Rentannya kesehatan mental Gen Z juga disebabkan karena faktor media sosial (medsos). Tsunami informasi yang minim filter, dapat mengganggu kesehatan mental Gen Z.

"Perkembangan medsos tidak dapat dibendung, sehingga pemerintah dan keluarga perlu hadir mendampingi Gen Z," paparnya.

Erma Susanti menilai, pemerintah saat ini belum maksimal dalam merespon fenomena Gen Z. Maka dari itu, dia meminta agar pemerintah dapat melakukan upaya percepatan dalam menangani permasalahan ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Kami mendorong agar pemerintah dapat menyediakan akses layanan kesehatan mental bagi Gen Z hingga tingkat desa," tegasnya.

Layanan kesehatan mental ini dapat berbentuk Posyandu Remaja. Erma mengusulkan agar setiap desa memiliki psikolog atau konselor.

“Posyandu Remaja akan menyediakan akses layanan kesehatan mental bagi remaja. Sehingga bisa menjadi alternatif pemecahan masalah Gen Z," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.