Sabtu, 20 Jun 2026 05:29 WIB

Pemkab Tulungagung Gelontor Rp1 Miliar Pembentukan Koperasi Merah Putih

Perumusan anggaran koperasi merah putih (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Perumusan anggaran koperasi merah putih (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung menyiapkan alokasi anggaran untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Total anggaran yang di siapkan Rp1 Miliar, untuk 271 desa dan kelurahan. 

Dana tersebut diambil dari APBD tahun 2025. Dukungan dana ini merupakan bentuk komitmen mereka dalam mendukung program nasional Koperasi Merah Putih.

Baca Juga: Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tulungagung, Slamet Sunaryo mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung proses pembentukan koperasi, dari adminitrasi hingga ke notaris. Selain itu anggaran juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rapat persiapan. 

"Anggaran ini kita siapkan untuk mendukung penuh proses pembentukan koperasi, dari administrasi ke notaris hingga pelaksanaan musdes dan muskel di kelurahan dan desa-desa,” ujarnya, Rabu (14/05/2025).

Setiap desa dan kelurhan akan mendapat bantuan sebesar Rp2,5 juta. Besaran anggaran ini dialokasikan untuk urusan administrasi di notaris, sementara sisanya digunakan untuk pelaksanaan musyawarah desa dan musyawarah kelurahan yang difasilitasi langsung oleh Pemkab. 

Baca Juga: BEM Kediri Raya Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

"Dalam musdes dan muskel ini, maksimal ada 60 orang hadir, terdiri dari tokoh masyarakat dan tokoh desa setempat, anggaran kita untuk pengadaan snacknya,” tambahnya.

Dari forum musyawarah itu nantinya akan ditetapkan susunan pengurus koperasi Merah Putih. Seusai aturan, struktur pengurus koperasi tersebut minimal terdiri dari 5 orang, yakni ketua, bendahara, sekretaris, wakil bidang kelembagaan, dan wakil bidang unit usaha. 

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Tak hanya pengurus, dalam struktur organisasi koperasi juga akan ada 3 orang pengawas, salah satunya adalah kepala desa, serta 2 pengawas lainnya yang ditunjuk dalam musyawarah tersebut. Slamet menegaskan, semua proses ini ditargetkan rampung sebelum akhir Juni 2025. 

"Kita kejar waktu karena secara nasional, Koperasi Merah Putih akan dilaunching oleh Presiden Prabowo pada 27 Juni, sekaligus memperingati Hari Koperasi,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.