Senin, 22 Jun 2026 04:41 WIB

Rokok Ilegal Marak di Tulungagung, Polres Bentuk Satgas Pemberantasan

Polres Tulungagung saat menggelar rakor pembentukan satgas pemberantasan rokok ilegal. (Foto: Polres Tulungagung)
Polres Tulungagung saat menggelar rakor pembentukan satgas pemberantasan rokok ilegal. (Foto: Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Tingginya peredaran rokok ilegal di Tulungagung membuat Polres membentuk Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal. Mereka telah menggelar rapat koordinasi terkait pembentukan Satgas ini dengan instansi terkait seperti Satpol PP dan Bea Cukai.

Nantinya polisi akan terlibat langsung dalam upaya pemberantasan rokok ilegal yang banyak merugikan negara.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, selama ini pihaknya kurang optimal dalam melakukan upaya pemberantasan rokok ilegal. Mereka berinisiatif membentuk Satgas untuk mendukung program pemerintah. Satgas ini juga melibatkan jajaran Polsek.

“Polres Tulungagug sendiri belum optimal dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. Selama ini lebih banyak dlakukan Satool PP yang bekerjasama dengan Bea Cukai karena amanat Menteri Keuangan. Di sinilah kemudian Polres Tulungagung beruapaya untuk lebih optimal mengambil peran dalam pemberantasan rokok ilegal,” ujarnya, Selasa (6/5/2025).

Dari hasil pemaparan data, diketahui Tulungagung bukan termasuk daerah penghasil rokok ilegal. Namun Tulungagung menjadi sasaran ditribusi rokok ilegal tersebut.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Hal tersebut membuat banyak kerugian. Karena itu, kemudian dibentuk Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal secara internal yang beranggotakan personel Polres Tulungagung dan Polsek jajaran.

“Meskipun secara karakteristik Tulungagung bukan penghasil rokok ilegal, namun justru banyak beredar rokok ilegal,” tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Sementara itu, Ahli Pertama Kantor Bea Cukai Blitar, Herlambang Wicaksono, menerangkan rokok ilegal yang banyak beredar di Tulungagung mayoritas berasal dari luar kota seperti Malang dan Kediri. Selama ini produsen rokok ilegal menjadikan Tulungagung sebagai salah satu sasaran distribusi.

“Estimasinya kerugian yang ditimbulkan peredaran rokok ilegal ini jumlahnya mencapai miliaran. Ini karena sama sekali tidak membayar cukai,” pungkasnya

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.