Jumat, 19 Jun 2026 12:28 WIB

Bakal Diberangkatkan, Belasan CJH asal Tulungagung Belum Terima Visa Haji

CJH asal Tulungagung saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
CJH asal Tulungagung saat hendak diberangkatkan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Mereka diberangkatkan bersama-sama dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Kepala Kantor Kemenag Tulungagung, M Afif Fauzi mengatakan total CJH yang diberangkatkan ini sebanyak 872 jemaah. Mereka terbagi dalam kloter 1,2 dan 3. Sesuai aturan, jemaah ini akan menginap di Asrama Haji Sukolilo selama 24 jam sebelum diterbangkan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Untuk kloter 1 dan 2 semua CJH asal Tulungagung, sedangkan kloter 3 bercampur dengan CJH dari daerah lain," ujarnya, Kamis (1/5/2024).

Selain itu, terdapat 82 CJH yang bergabung dengan kloter 48 embarkasi Surabaya. Mereka berasal dari CJH dengan status cadangan yang berangkat tahun ini.

Sesuai jadwal, mereka akan diberangkatkan pada 14 Mei mendatang. Para CJH tersebut akan bergabung dengan jemaah lain dari luar daerah.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ada 82 CJH asal Tulungagung yang bergabung di kloter 48, mereka baru akan diberangkatkan 14 Mei 2025," tuturnya.

Hingga saat ini terdapat 14 CJH yang belum menerima visa haji. Arif menerangkan bahwa visa haji menjadi wewenang Kedutaan Besar Arab Saudi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Mereka masih menunggu visa haji kelar baru bisa diberangkatkan. Menyiasati hal ini, pihak Kemenag akan memasukkan 14 CJH tersebut dalam kloter 48.

"Kita masih menunggu juga informasi terkait visa haji, yang jelas ini masih berproses," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.