Senin, 15 Jun 2026 00:10 WIB

Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Apr 2025 08:36 WIB
Shelter untuk warga yang dinilai memerlukan perhatian dari pemerintah agar dapat memberikan kehidupan yang lebih baik. (Foto: Kominfo Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com)
Shelter untuk warga yang dinilai memerlukan perhatian dari pemerintah agar dapat memberikan kehidupan yang lebih baik. (Foto: Kominfo Pemkab Banyuwangi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembangunan daerah di Kabupaten Banyuwangi tidak hanya berfokus bagi kelompok masyarakat menengah ke atas. Namun juga bagi Pemerlu Atensi Sosial (PAS). Untuk itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyiapkan fasilitas baru, yakni shelter khusus.

Shelter menjadi tempat singgah untuk warga PAS sebelum mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

“Shelter kita siapkan untuk memberikan layanan yang lebih optimal kepada PAS. Misalnya anak punk, pengamen jalanan, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terjaring razia penertiban. Mereka ditempatkan di shelter ini sambil menunggu dilakukan asessment dan sebelum penanganan lebih lanjut,” ujar Ipuk Fiestiandani, Minggu (20/4/2025).

Ipuk berharap, hadirnya shelter tersebut bisa meningkatkan pelayanan bagi kelompok PAS. Baik dari sisi fasilitas maupun pendampingan yang diberikan.

“Di shelter ini kita bisa melakukan pembinaan dan intervensi secara menyeluruh sehingga warga PAS tidak akan lagi turun ke jalan untuk mencari nafkah. Kita akan berikan treatment sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya sehingga mereka bisa survive dengan keterampilan yang dimiliki, tanpa turun ke jalanan,” ujar Ipuk.

PAS mencakup kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program kesejahteraan sosial. Antara lain anak-anak rentan, difabel, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, mereka yang membutuhkan afirmasi khusus.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

“Shelter ini sebagai tempat singgah sementara dengan batas waktu maksimal 3x24 jam, sebelum mereka kita kembalikan ke daerah asal atau dipulangkan ke keluarganya, atau dirujuk ke faskes kejiwaan bagi ODGJ,” jelas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Henik Setyorini.

Shelter PAS terletak di kompleks Graha Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 99, Kecamatan Banyuwangi. Terdapat 12 kamar untuk menginap bagi orang terlantar, 2 sel untuk ODGJ, asrama bagi anak-anak difabel, dan sekretariat bersama pilar-pilar sosial.

“Layanan yang kami berikan berupa fasilitasi assessment dan pendampingan. Koordinasi bersama OPD terkait juga kita lakukan untuk tindak lanjut berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Seperti halnya saat ditemukan pengamen lansia berkostum gandrung yang sering mangkal di jalanan kota. Dinsos telah menghubungi keluarganya dan berkoordinasi dengan OPD terkait karena yang bersangkutan ingin bergabung dengan sanggar seni untuk menyalurkan bakat.

“Begitu juga jika ada anak jalanan yang masih usia sekolah. Kita akan koordinasikan dengan dinas terkait agar anak tersebut bisa bersekolah kembali. Intinya kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik agar permasalahan sosial di Banyuwangi bisa kita tangani bersama,” pungkasnya.

Shelter PAS juga menjadi kantor sekretariat bersama pilar-pilar sosial. Sekretariat tersebut sebagai tempat berkoordinasi sekaligus memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dan konsultasi masalah sosial.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.