Rabu, 10 Jun 2026 21:15 WIB

Viral! Perbaikan Jalan di Ponorogo ini Malah Menuai Kritik Netizen

Postingan yang viral mengeluhkan perbaikan Jalan Sultan Agung di Ponorogo.
Postingan yang viral mengeluhkan perbaikan Jalan Sultan Agung di Ponorogo.

jatimnow.com – Perbaikan Jalan Sultan Agung yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Ponorogo mendapat sorotan dan viral di media sosial. Sebab, perbaikan itu menggunakan teknik manual sawur pasir atau menaburi jalan dengan pasir.

Gelombang protes itu terus bergulir di grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP). Sebagian besar nitizen memprotes perbaikan jalan itu, karena sudah banyak memakan korban kecelakaan.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Salah satu postingan yang ramai adalah keluh kesah yang disampaikan oleh akun Tito Aza. “Ati-ati lur kalo lewat Jalan Sultan Agung mau belok ke kiri arah neng Luwes dalane paser tok iki wis korban ke 4. Wong dalan kota kok koyo ngono. (Hati-hati dulur, kalau melewati Jalan Sultan Agung mau berbelok ke kiri atau arah ke Luwes. Jalannya pasir aja ini. Sudah korban ke 4. Jalan kota kok seperti ini).

Postingan itu pun disertai dengan foto kakinya yang terluka akibat jatuh di Jalan Sultan Agung itu. Keluh kesah tersebut otomatis diserbu warganet lain.

Walaupun baru 1 jam akun Tito Aza share keluh kesahnya, sudah 100 warganet berkomentar dan 500 warganet menyukainya.

Berdasarkan pantauan jatimnow.com di lokasi, setidaknya ada empat pengendara yang terpeleset saat melintas di jalan tersebut. Meski hanya mengalami luka ringan, namun adanya pasir cukup membahayakan.

“Saya harus ekstra hati-hati melintasi ruas Jalan Sultan Agung. Debunya beterbangan. Selain licin, debu juga terkena mata," kata Juni Susanto, salah satu warga yang biasa melewati jalan tersebut.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Ia mengaku lebih memilih jalan lain meskipun sedikit jauh. Dibanding melewati jalan Sultan Agung yang besar kemungkinan akan celaka.

"Saya milih muter. Daripada celaka. Padahal ini jalan tercepat sebenarnya. Kalau tidak lupa muter. Kalau lupa ya pelan-pelan," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Ponorogo Jamus Kunto menanggapi hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Menurutnya, pemeliharaan jalan dengan cara manual sawur pasir dipilih menyesuaikan tingkat kerusakan jalan.

Ia mengatakan jalan tersebut tidak mengalami kerusakan yang cukup parah. “Hanya retak, itupun istilahnya retak serambut. Maka teknik pemeliharaan itu yang kami terapkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.